Yel–Yel No Bullying di SMPN 1 Tarik

Yel–Yel No Bullying di SMPN 1 Tarik

Yel–Yel No Bullying di SMPN 1 Tarik

Yel–Yel No Bullying di SMPN 1 Tarik

       Bullying adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik, verbal atau emosional/psikologis oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat kepada korban yang lebih lemah fisik ataupun mental secara berulang-ulang tanpa ada perlawanan dengan tujuan membuat korban menderita. (Baca juga : Puncak Kegiatan Peringatan Maulid Nabi di SMPN 1 Tarik)

       Istilah bullying berasal dari bahasa Inggris, yaitu “bull” yang berarti banteng. Secara etimologi kata “bully” berarti penggertak, orang yang mengganggu yang lemah. Bullying dalam bahasa Indonesia disebut “menyakat” yang artinya mengganggu, mengusik, dan merintangi orang lain(Wiyani, 2012).

       Perilaku bullying melibatkan kekuatan dan kekuasaan yang tidak seimbang, sehingga korbannya berada dalam keadaan tidak mampu mempertahankan diri secara efektif untuk melawan tindakan negatif yang diterimanya.

Dampak Bullying

       Bullying dapat memberikan dampak jangka panjang maupun jangka pendek pada korbannya. Berikut adalah beberapa dampak bullying yang dapat terjadi adalah seperti berikut ini:

  • Ketakutan, stres, depresi, atau cemas
  • Timbul pemikiran untuk bunuh diri atau melukai diri sendiri.
  • Mengalami masalah di sekolah.
  • Memiliki masalah suasana hati, tidur, nafsu makan, dan juga tingkat energi.

       Bullying adalah masalah serius yang perlu diatasi karena dapat memberikan dampak jangka panjang baik untuk korban dan juga pelaku. (Baca juga artikel lain pada : Jenis Pukulan dalam Permainan Bulu Tangkis)

       Memang bullying tidak dapat diberantas begitu saja mengingat budaya kekerasan di lingkungan anak dalam masa pertumbuhan dan fase didikan akan selalu terjadi terus menerus baik di dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Tapi memperkecil ruang lingkup masalah dan dampaknya terhadap proses pertumbuhan mereka dapat dilakukan dengan pendekatan menyeluruh. Adapun peranan penting tersebut harus melibatkan beberapa sektor yakni: keluarga, sekolah, pemerintah dan masyarakat.

       Untuk mencegah terjadinya tindakan bullying di SMPN 1 Tarik, maka berbagai aktifitas dilakukan oleh sekolah, baik itu aktifitas yang mendorong kebersamaan antara siswa, siswa dengan guru, guru dengan guru, maupun siswa dengan pegawai lainnya dilingkungan SMPN 1 Tarik. (Baca juga artikel lain pada : Kubiarkan Kamu Pergi Meninggalkan Cinta)

       Salah satu kegiatan untuk mencegah bullying adalah dengan Yey Yel bekaitan pencegahan bullying (Stop Bullying atau say “NO” to Bullying)

Seperti Video Yel Yel dibawah ini tentang SAY “NO TO BULLYING”

Jangan Lupa Subscribe Youtube

       Itulah postingan tentang Yel–Yel No Bullying di SMPN 1 Tarik yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga sekolah di SMP Negeri 1 Tarik pada khususnya, dan sekolah-sekolah lain di Indonesia pada umumnya terhindar dari perilaku Bullying atau Perundyngan. (Baca juga artikel lain pada : Soal PAS Penjaskes Kelas 11 Semester 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *