Teatrikal Pertempuran Arek-Arek Surabaya Mengusir Penjajah

Teatrikal Pertempuran Arek-Arek Surabaya Mengusir Penjajah

Teatrikal Pertempuran Arek-Arek Surabaya Mengusir Penjajah

Teatrikal Pertempuran Arek-Arek Surabaya Mengusir Penjajah

       Kemerdekaan yang telah diproklamirkan oleh Soekarno – Hatta menjadikan bangsa Indonesia khususnya rakyat Surabaya, Jawa Timur hidup dalam kedamaian. Rakyat begitu menikmati kemerdekaan tersebut walaupun masih perlu penjagaan karena keadaan tanah Indonesia sangat menarik perhatian negara lain yang berambisi untuk menjajah kembali bumi Nusantara. (Baca dan lihat juga : Kegiatan Hari Anak Internasional di SMPN 1 Tarik)

       Kehidupan rakyat yang harmonis dengan sosialisme tinggi diantara seluruh rakyat yang ada di bumi Surabaya, mulai dri petani, pedagang, pejuang dan lain-lain saling bahu membahu menjaga tanah air Indonesia tercinta. Namun ditengah kedamaian, tiba-tiba datang pasukan sekutu yang diboncengi oleh Belanda mendarat di Surabaya yang dipimpin oleh Jendral Malaby.

       Kedatangan sekutu yang diboncengi oleh pasukan Belanda dengan maksud ingin menjajah kembali di bumi nusantara ini membuat rakyat Indonesia marah dan menyerang pasukan sekutu tersebut. Serangan ini membuat Jendral Malaby gugur. Hal inilah yang membuat tantara sekutu sangat marah dan mengultimatum rakyat Indonesia di Surabaya untuk melutcuti senjata tanpa syarat.

       Tentu saja hal ini tidak ditanggapi oleh rakyat Indonesia yang ada di Surabaya. Dengan gagah berani rakyat Surabaya, terutama para pemudanya yang dikenal dengan are-arek Surabaya yang dibakar semangatnya oleh Bung Tomo melalui pidato berapi-apinya di Radio Republik Indonesia (RRI) menjadikan Arekarek Surabaya berkobar semangatnya dalam mempertahankan negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka tidak peduli ultimatum yang sebarkan melalui famlet-famlet dari pesawat. (Baca juga artikel lain pada : Jenis-jenis dan Manfaat Vitamin B)

       Dengan gagah berani arek-arek Surabaya yang bersenjatakan apa adanya, bamboo runcing, pedang, atau apaun yang mereka punyai menghadapi serangan pasukan sekutu yang jauh lebih lengkap dan modern. Bendera merah putih biru yang merupakan bendera Belanda yang berkibar dirobek birunya oleh pemuda (Arek) Surabaya sehingga menjadi bendera merah – putih yang merupakan bendera negara Indonesia.

       Telah banyak nyawa dari rakyat Surabaya gugur dengan darah membasahi bumi pertiwi. Namun hail itu tidak menyurutkan semangat perjuangan rakyat Indonesia di Surabaya dalam mengusir para penjajah dari bumi pertiwi tercinta ini. Pekik “Merdeka atao Mati” terus begema sehingga hal ini membuat nyali para penjajah menjadi menyiut yang menyebabkan mereka mundur. (Baca juga artikel lain pada : Peringatan Hari Pahlawan Bersama SMPN 1 Tarik)

Untuk keseruan pertempuran Arek-Arek Surabaya dalam menghadapi Penjajah dapat anda lihat di video dibawah ini.

Jangan lupa Subscribe di Youtube

       Itulah postingan video tentang Teatrikal Pertempuran mengusir Penjajah di bumi Surabaya yang diperankan dengan gagah berani oleh para Siswa-siswi SMPN 1 Tarik dengan harapan semoga postingan tentang Teatrikal Pertempuran Arek-Arek Surabaya Mengusir Penjajah diatas dapat menambah semangat kita dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sesuai dengan bidang kita masing-masing. (Baca juga artikel lain pada : Soal PAS Bahasa Inggris Kelas 11 Semester 1)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *