Kyai Bijaksana Dan Wanita Pelacur

Kyai Bijaksana Dan Wanita Pelacur

Kyai Bijaksana Dan Wanita Pelacur

Kyai Bijaksana Dan Wanita Pelacur

       Kisah renungan dibawah ini kami ambil dari sahabat facebook Akhi Mukhsin Al-Asyi dan Lathifah Azka Izzatillah sebagi bahan renungan bagi kami pribadi dan kita semua dengan maksud agar kita dapat mengambil hikmah dari kisah ini. (Baca juga : Senam Otak Untuk Memperlambat Pikun)

KH. Ali Yahya Lasem terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip bule Eropa, Amerika atau Australia. Tak heran kalau banyak wanita terpesona.

Suatu hari beliau ada undangan mengisi pengajian di Jepara, saat di perjalanan mobil yang beliau tumpangi berhenti di sebuah lampu merah. Saat itu beliau duduk di samping sopir dengan melepas sorban dan kopiah yang dipakainya. Tiba-tiba seorang wanita muda, menor, dan seksi menghampirinya.

Wanita penghibur itu mengira bila lelaki gagah dalam mobil adalah turis banyak duit yang sedang mencari kesenangan di Indonesia.

“Malam, Om.”

“Malam.”

“Ikut dong, Om. Boleh, ya?”

“Oh, boleh, boleh. Silakan masuk.” read more

Nasib Tamu Undangan Pernikahan

Nasib Tamu Undangan Pernikahan

Nasib Tamu Undangan Pernikahan

      Pada suatu sore hari seorang pemuda yang sedang melakukan perjalanan memasuki suatu perkampungan. Sialnya sang pemuda tersebut kehabisan uang sedangkan dia dalam kondisi kelaparan. Ditengah-tengah menahan kelaparan, pemuda tersebut melihat pada sebuah rumah yang sedang mengadakan pesta pernikahan.

      Timbul niat pemuda tersebut untuk datang ke pesta pernikahan tersebut dengan harapan dia mendapatkan makanan dan minuman gratis. Dia berfikir toh tidak ada orang lain di rumah itu yang kenal dia. (Baca juga : Gara-gara Kotoran Ayam)

      Dengan langkah pasti dia mendatangi rumah tempat acara pernikahan tersebut, namun sebelum masuk dia mendapatkan dua pintu masuk dengan tulisan yang berbeda.

Pintu – 1 tertulis: “Untuk tamu laki-laki”

Pintu – 2 tertulis: “Untuk tamu perempuan”

Kemudian pemuda itu masuk melalui pintu untuk tamu laki-laki.

Baru  berjalan beberapa langkah ternyata ada 2 pintu lain lagi dengan tulisan berbeda pula.

Pintu – 1 tertulis: “Untuk yang membawa kado” read more