Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar dengan NIK dan KK

Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar dengan NIK dan KK

Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar dengan NIK dan KK

Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar dengan NIK dan KK

      Pemerintah, melaui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nomor 14 Tahun 2017, mulai tanggal 31 Oktober 2017 dan setelahnya mewajibkan para pengguna kartu SIM (SIM Card) prabayar baru untuk mendaftarkan (registrasi) kartu baru dengan mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK). Hal ini dilakukan untuk keperluan validasi pemilik kartu tersebut. Waktu Registrasi ulang tersebut mulai dilakukan hari ini, Selasa (31/10) hingga paling lambat 28 Februari 2018. (Baca juga : Cara Registrasi Kartu Indosat dengan NIK dan KK)

      Berkenaan dengan hal tersebut diatas kami akan berbagi Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar dengan NIK dan KK.

      Ketika kita akan registrasi ulang kartu prabayar kita, Caranya mudah, cukup siapkan data berupa nomor NIK (Nomor Induk Kependudukan) dari e-KTP (elektronik-Kartu Tanda Penduduk) dan nomor KK yang ada di Kartu Keluarga (KK). Selain pada e-KTP, nomor NIK juga bisa ditemukan di lembar KK, NIK pada KK tertera di samping kolom nama anggota keluarga. Nomor KK-nya sendiri tertulis dalam ukuran besar di bagian atas KK, persis di bawah tulisan “Kartu Keluarga”. read more

Ulang Tahun dalam Air Mata

Ulang Tahun dalam Air Mata

Ulang Tahun dalam Air Mata

Pada suatu hari seorang anak yang berumur 5 tahun bertanya pada ibunya.

“Bu, kenapa tiap aku ulang tahun Ibu gak Pernah ngasih aku apa – apa?

ibunya cuma diam dan meneteskan air mata. Dia belum bisa menjawab.

Namun akhirnya berkata : ”Nak, kamu  kan masih kecil?”

Hari berlalu, bulanpun berganti dan si anak kini tumbuh semakin besar. Hingga pada suatu hari, ketika anak itu umurnya menjelang  8 tahun, dia mengalami kecelakaan.

Sang ibu sangat shock dan bergegas pergi ke rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, seorang dokter segera menemuinya dan berkata pada ibunya itu.

”Maaf bu, saya tidak yakin apakaah anak ibu bisa bertahan, Jantungnya terluka dan sangat kecil kemungkinan untuk bertahan.

Mendengar penjelasan dokter itu, ibunya langsung menghampiri anaknya.

Anaknya terbaring lemas dan berkata: ”Apakah dokter tadi memberi tahu ibu kalau aku Akan segera mati?

ibunya tak kuasa membendung air matanya, kemudian ia menggengam tangan putranya dengan erat sambil menangis. . . read more