Perjalanan Burung Merpati

Perjalanan Burung Merpati

Perjalanan Burung Merpati

      Aku adalah burung merpati yang sedang melakukan perjalanan di negeri yang indah ini. Aku terbang menyusuri ladang jagung, teh dan padi yang mulai tunduk menguning. Bersama hembusan angin teduh pagi itu. kemudian hinggap di ranting pohon beringin yang amat ridang yang tampak tak di tumbuhi benalu sedikitpun, di bawahnya terdapat aliran air yang mengalir jernih menuju lautan, di telingaku terngiang nyanyian burung burung lain yang ikut menyemarakan pagi itu. (Baca juga : Belajar dari Perjuangan Hidup Kupu-Kupu)

      Sayapku mengepak untuk menjelejah lebih jauh, aku kembali terbang menyusuri hutan lebih dalam dan sampailah di sebuah perkampungan yang asing menurutku, sangat asing. Aku susuri rumah-rumah penduduk, hampir semua tampak tak beratap, hanya dinding dan lantai yang sudah di tumbuhi lumut.

      Perjalanan Burung Merpati sampai didekat perkampungan yang tampak sebuah danau yang keruh. Disana terlihat seorang kakek di pinggir danau yang keruh tersebut. Ia pandang danau tersebut. dengan tajam, kemudian dengan gesit kakek itu melepas sandal sebelah kirinya dan melemparnya ke tengah danau, kemudian ia ambil pungut kembali sandalnya, dan dengan hati hati ia kembali ke tepi danau, ia kembali memandang danau dengan tajam nya, ia kembali melempar sandalnya, dan kembali ia pungut. aku perhatikan berlama lama, kakek itu terus menerus melakukan hal yang sama. keindahan pagi itu meredup. read more

Indra Pendengar Kasir Toko Alat Olah Raga

Indra Pendengar Kasir Toko Alat Olah Raga

Indra Pendengar Kasir Toko Alat Olah Raga

        Dibawah ini kami bagikan cerita humor tentang Indra Pendengar Kasir Toko Alat Olah Raga sebagai bahan bacaan untuk rileks anda. (baca juga : Gaya Kehidupan Hantu Cermin Ekonomi Negara)

Berikut Indra Pendengar Kasir Toko Alat Olah Raga:

        Suatu ketika seorang wanita masuk ke toko alat – alat olah raga untuk membeli perlengkapan memancing yaitu kail pancing dan senar pancing. Dia tidak tahu mana yang tepat, jadi dia hanya mengambil satu dan pergi ke kasir. Ada seorang karyawan toko berdiri di kasir dengan mengenakan kacamata gelap.

        Wantia itu mengatakan, “Maaf Mas … Apakah anda bisa menceritakan tentang alat pancing ini dan gulungan senar ini?”

        Karyawan kasir itu mengatakan, “Maaf mbak, saya ini buta, sehingga saya tidak akan bisa mendiskripsikan jika anda hanya menunjukkan benda tersebut, tetapi jika anda menjatuhkannya di meja, maka saya akan dapat memberitahu anda segala sesuatu yang perlu anda ketahui tentang alat pancing itu.”

        Wanita itu tidak percaya padanya, tapi akhirnya dia menjatuhkan peralatan pancing yang dibawa tadi ke meja. read more

Antri Sembako

Antri Sembako

        Antri Sembako. Pada suatu ketika di sebuah toko sembako, diadakan obral besar dengan penjualan paket sembako murah dalam acara cuci gudang. Pagi-pagi benar sudah terlihat antrian panjang, orang berjejal antri di depan pintu toko yang baru akan dibuka setelah jam 8 pagi.

        Tiba – tiba dalam antrian tersebut datang seorang lelaki tua dari belakang dan melihat  sebentar suasana antrian yang berjejal di depan pintu. Tampaknya laki – laki tua tersebut berjalan kearah depan antrian dengan tidak sabar, dia memotong antrian paling depan. Orang-orang yang sudah antri sejak lama menjadi kesal dengan orang tua tersebut,

“Hei! Antri dong??!!!…” Seru beberapa orang dan Si lelaki tua itu ditarik dan didorong ke belakang.

        Namun rupanya lelaki tua ini tidak kapok. Dia mencoba kedua kalinya untuk ke antrian paling depan. Tapi sebelum dia sampai barisan terdepan, orang-orang kembali mendorongnya ke barisan paling belakang, sambil mengomelinya.

“Antri dulu apa gak bisa sich Pak tua???? ….” Kata mereka dengan kesal. read more