Harapan Wanita pada Calon Suami Tercinta

Harapan Wanita pada Calon Suami Tercinta

Harapan Wanita pada Calon Suami Tercinta

        Dibawah ini adalah rangkaian ungkapan seorang yang punya Harapan Wanita pada Calon Suami Tercinta sebagai ekspresi jiwa melalui rangkaian kata-kata indah yang penuh makna yang dapat kita gunakan sebagai renungan untuk menggapai hidup dalam rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. (baca juga : Harapan kepada calon Istri Tercinta)

Inilah puisi tentang Harapan Wanita pada Calon Suami Tercinta

Harapan Wanita pada Calon Suami Tercinta

Wahai Calon Suamiku Tercinta

Yang merupakan pemilik tulang rusukku,

Aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa.

Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu.

Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku,

Menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kehidupan kita.

Ku kan berhijab dengan sempurna,

Ku tidak akan mengikuti arah arus angin yang berhembus.

Wahai Calon Suamiku Tercinta …..

Aku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah,

Dengan sigap aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu,

Dengan hadirku sebagai makmum Insya Allah akan menyempurnakan sholat kita.

Deru do’amu teiring “AAMIIN” dari lisanku. read more

Harapan Menanti Calon Istri Tercinta

Harapan Menanti Calon Istri Tercinta

Harapan Menanti Calon Istri Tercinta

        Dibawah ini adalah seberkas Harapan Menanti Calon Istri Tercinta yang tertuang melalui puisi atau untaian kata-kata yang dapat kita gunakan untuk renungan diri yang bukan hanya untuk calon istri atau suami, tetapi juga untuk siapapun yang mendambakan kehidupan yang damai, penuh kasih dan bahagia.

Inilah Harapan Menanti Calon Istri Tercinta

Wahai wanita yang telah ditetapkan sebagai bagian tulang rusukku,

Aku, …..

Seorang laki-laki yang tak pernah lupa menyertakan namamu di setiap doa-doa malamku,

dengan sebutan ….. calon istriku.

Yang namamu telah tertulis di Lauh Mahfudz, sebagai istri tercintaku.

Walau hingga saat ini aku belum tahu siapa namamu,

Dan dimana keberadaaamu.

Namun aku percaya, …..

Bahwa kamu itu ada.

Wahai wanita yang akan jadi calon istriku ……

Yang aku yakini cuma satu,

Nanti ketika Tuhan telah mengijinkan,

Aku dan kamu pasti akan bertemu,

Saling ta’aruf satu sama lain,

Saling mengaggumi satu sama lain,

Lalu saling jatuh cinta ……

Dan akhirnya memutuskan untuk hidup bersama.

Wahai calon istriku tercinta ….. read more