Penyesalan Setelah Kepergian Ibu

Penyesalan Setelah Kepergian Ibu

Penyesalan Setelah Kepergian Ibu

Penyesalan Setelah Kepergian Ibu

Ketika kita lapar, tangan ibu yang menyuapi.

Ketika kita haus, tangan Ibu yang memberi minuman.

Ketika kita menangis, tangan ibu yang mengusap air mata.

Ketika kita gembira, tangan ibu yang menengadah rasa syukur, memeluk kita erat

dengan deraian air mata bahagia.

Ketika kita mandi, tangan ibu yang meratakan air ke seluruh badan,

membersihkan segala kotoran.

Ketika kita dilanda masalah,tangan ibu yang membelai duka sambil berkata,

“Sabar nak, sabar ya sayang.”

(Baca juga : Resep dari Ibu agar Kelihatan Cantik)

NAMUN,…..

Ketika ibu sudah tua dan kelaparan, tiada tangan dari anak yang menyuapi.

Dengan tangan yang gemetar, ibu menyuapkan sendiri makanan ke mulutnya dengan linangan air mata.

Ketika ibu sakit, dimana tangan anak yang ibu harapkan dapat merawat ibu yang sedang sakit?

Ketika nyawa ibu terpisah dari jasad.

Ketika jenazah ibu hendak dimandikan,

dimana tangan anak yang ibu harapkan untuk menyirami jenazah ibu untuk terakhir kali?

Tangan ibu, tangan ajaib. read more