Sakit sebagai Jalan untuk Sabar

Sakit sebagai Jalan untuk Sabar

        Sakit sebagai Jalan untuk Sabar. Sejak Senin tanggal tanggal 21 Maret yang lalu kami telah berikhtiar dalam rangka penyembuhan kami dengan cara ke dokter. Lalu kami coba ikhtiar ke rumah sakit pada hari Rabu karena penyakit kami belum ada tanda – tanda sembuh. Kemudian pada hari Senin 28 Maret kami coba kembali kerumah sakit karena masih sakit, dan tadi malam kami kembali berikhtiar berobat ke dokter.

        Sekarang sudah waktunya kami untuk bersabar ketika kami mendapatkan sakit. Seharusnya kita merasa bersyukur ketika kita diberi sakit karena dengan sakit kita akan merasa nikmat ketika kita berada dalam sehat. Dengan sakit, kita dilatih untuk menyemai sifat sabar dalam diri. Pada waktu yang sama, Allah hendak melatih kita agar menanamkan rasa syukur dengan nikmat kesehatan yang Dia pinjamkan apabila kita telah sehat kelak.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah : 286)

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari dan Muslim). read more