Mantra Jawa Sangat Manjur

Mantra Jawa Sangat Manjur

Mantra Jawa Sangat Manjur

Mantra Jawa Sangat Manjur

      Ada seorang anak laki-laki Flores yang berusia 12 tahun, namanya Cornelius. Suatu hari Cornelius berlari lari menemui Pak Purnomo guru pada Sekolah di daerah pedalaman Flores. (Baca juga : Penjual Banyak Tanya)

      Cornelius meminta Pak Purnomo untuk datang kerumahnya untuk mengobati anjingnya yang sedang sekarat. Pak Purnomo yang berasal dari Solo (Jawa Tengah) tersenyum dan bersedia untuk datang ke rumah Cornelius.

      Mereka berdua langsung menuju rumah Cornelius. Setelah sampai di rumah Cornelius, Pak Purnomo melihat anjing tersebut dalam keadaan sekarat. Pak Purnomo yang asli Solo itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing dan berkata dalam bahasa Jawa, (Baca juga artikel lain pada : Asa di Bulan Puasa)

      “Su, asu ( njing, anjing ), nek kowe arep mati, yo mati-ò. (kalau kamu mau mati, ya mati saja)”.

       “Nek arep urip, yo waras-ò (kalau mau hidup, ya sembuhlah)”.

      Cornelius yang tidak bisa bahasa Jawa berpikir bahwa Pak Purnomo menggunakan mantra bahasa Latin yang mengandung magis. Diam-diam Cornelius menghafalkan kata-kata yang dia kira adalah mantra / doa itu. read more