Wisata Hati Ke Rumah Sakit

Wisata Hati Ke Rumah Sakit

Wisata Hati Ke Rumah Sakit

Wisata Hati Ke Rumah Sakit`

      Kita biasanya berwisata ke tempat-tempat yang dapat menenangkan jiwa atau merefresh hati dan pikiran kita dari kejenuhan dan keruwetan beban kerja atau belajar rutinitas ataupun mengagumi dan mensyukuri kebesaran Allah atas segala keindahan ciptanNYA. Misalnya ke gunung, pantai, hutan atau perkotaan dengan aneka macan tempat hiburannya. Namun kita kadang-kadang jarang berwisata ke tempat yang bisa menggugah hati sebagai tanda syukur atau pengingat hati kita. (Baca juga : Filsafat Sepasang Sepatu)

       Untuk itulah pada kesempatan kali ini kami akan berbagi tempat untuk berwisata sebagai tanda rasa syukur kita sekaligus sebagai pengingat atas segala karunia yang telah Allah berikan kepada kita, yaitu Wisata Hati Ke Rumah Sakit. Sekali-kali kita berwisata ke Rumah Sakit, jangan hanya ke ke MALL atau tempat Taman Hiburan saja.

Banyak bagian-bagian rumah sakit yang dapat kita kunjungi antara lain:

Mari wisata ke Ruang ICU

      Lihat pasien yang sedang berjuang mempertahankan nyawanya, mereka terlihat sangat lemah sehingga dibantu berbagai macam alat (baik alat monitor dan selang) untuk mempertahankan hidup. (Baca juga artikel lain pada : Mutiara Kata Untuk Ibu Tercinta) read more

Tabib Palsu Mengalahkan Dokter

Tabib Palsu Mengalahkan Dokter

Tabib Palsu Mengalahkan Dokter

      Tabib Palsu Mengalahkan Dokter diawali dari Kisah seorang dari kampung (sebut saja Dudung) yang mencoba mengadu nasib di kota besar Jakarta. Ternyata di Jakarta tidak semudah yang dibayangkan. Dia telah mencoba melamar kerja ke berbagai kantor atau pabrik dengan harapan mendapatkan pekerjaan disana. Namun karena hanya berbekal ijazah SMA, maka semua tempat yang didatangi tidak ada yang mau menerima lamaran kerjanya. Dalam kejenuhan mencari pekerjaan, akhirnya dia pun terpikir mencoba membuka sebuah klinik pengobatan, walaupun dia tidak punya keahlian sedikitpun dibidang pengobatan. (Baca juga : Menjadi Kesukaan Para Wanita)

Supaya orang-orang mau berobat ke klinik nya, Dudung membuat iklan menarik :

“Menyembuhkan segala penyakit. Ayo berobat kemari. Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, kalau tidak sembuh kami bayar anda 1 juta”.

Konon ada seorang dokter tak sengaja membaca iklan itu dan langsung ingin mencoba.

Dudung: “Sakit apa sampeyan Pak..?”

Dokter : “Mulut terasa hambar, kalau makan tak terasa apa- apa “. read more

Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang

Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang

Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang

      Fenomena yang sering  kita jumpai dalam kehidupan sekarang sering kita menjadi geleng-geleng kepala, karena banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita dapatkan dari nasehat orang tua, atau pelajaran kewargaan maupun agama dari guru atau ustadz yang telah mengajarkan moral pada kita. Fenomena – Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang dapat kita jumpai dalam keseharian ini. (Baca juga : Sifat Setan Yang Patut Ditiru)

Beberapa Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang antara lain:

  • Belajar semakin mudah, Guru semakin tidak dihargai.
  • Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
  • Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
  • Gelar semakin tinggi, namun akal sehat semakin rendah.
  • Pengobatan semakin canggih, namun penyakit semakin kronis.
  • Travelling keliling Indonesia, bahkan dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
  • Penghasilan semakin meningkat, namun ketentraman jiwa semakin berkurang.
  • Kualitas ilmu semakin tinggi, kualitas iman semakin rendah.
  • Jumlah manusia semakin banyak, namun rasa kemanusiaan semakin menipis.
  • Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
  • Perzinahan semakin marak, sehingga kesetiaan semakin punah.
  • Semakin banyak teman di dunia maya, tetapi tidak punya sahabat yang sejati.
  • Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
  • Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu. (Baca juga artikel lain pada : Buku Jembatan Menuju Sukses)
  • Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap.
  • Teknologi informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
  • Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang. Akhirnya Tontonan yang kurang baik, kurang mendidik berkembang jadi Tuntunan. Sehingga yang Rusak Makin tambah Rusak.
  • Baca tulisan ini anda merasa Sakit hati…? Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. ??
  • read more

    Sakit sebagai Jalan untuk Sabar

    Sakit sebagai Jalan untuk Sabar

            Sakit sebagai Jalan untuk Sabar. Sejak Senin tanggal tanggal 21 Maret yang lalu kami telah berikhtiar dalam rangka penyembuhan kami dengan cara ke dokter. Lalu kami coba ikhtiar ke rumah sakit pada hari Rabu karena penyakit kami belum ada tanda – tanda sembuh. Kemudian pada hari Senin 28 Maret kami coba kembali kerumah sakit karena masih sakit, dan tadi malam kami kembali berikhtiar berobat ke dokter.

            Sekarang sudah waktunya kami untuk bersabar ketika kami mendapatkan sakit. Seharusnya kita merasa bersyukur ketika kita diberi sakit karena dengan sakit kita akan merasa nikmat ketika kita berada dalam sehat. Dengan sakit, kita dilatih untuk menyemai sifat sabar dalam diri. Pada waktu yang sama, Allah hendak melatih kita agar menanamkan rasa syukur dengan nikmat kesehatan yang Dia pinjamkan apabila kita telah sehat kelak.

    “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah : 286)

    “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari dan Muslim). read more