Dibalik Derita Orang Baik

Dibalik Derita Orang Baik

Dibalik Derita Orang Baik

      Kita sering mendengar atau bahkan kita sendiri kadang mengeluh ketika orang sudah melakukan kebaikan-kebaikan yang sudah sesuai dengan ajaran malah banyak mendapat musibah ataupun ujian yang tidak sesuai dengan harapan maupun keinginan. Penderitaan dari musibah tersebut kadang menjadikan orang yang telah berbuat baik seolah menjadi putus asa. (Baca juga : Kertas Kehidupan Manusia)

      Berkaitan dengan hal tersebut diatas maka dalam postingan ini kami ingin membagikan pertanyaan-pertanyaan yang muncul beserta hikmah Dibalik Derita Orang Baik agar menjadikan renungan bagi kita agar selalu berbuat baik walaupun kelihatan seolah yang kita lakukan tersebut malah menimbulkan hal yang kurang sesuai dengan harapan kita.

Berikut ini adalah pertanyaan dan hikmah Dibalik Derita Orang Baik:

Mengapa Orang Baik Sering Tersakiti?

Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiaannya, ia tak menyediakan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.

Mengapa Orang Baik Kerap Tertipu?

Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisahkan sedikitpun prasangka buruk bahwa orang yang dia pandang penyayang mampu mengkhianatinya. read more

Air Mata Sedih Ramadhan

Air Mata Sedih Ramadhan

Air Mata Sedih Ramadhan

Tanpa ku sadari ….

Engkau kian mendekati saat kepergianmu

Sedang aku baru mulai menghitung nilai ibadahku

Yang rupanya terlalu tipis ibadah yang ku gubah

Saat ini baru ku sadari kenikmatanmu

Saat ini baru ku sadari keindahanmu

Duhai Ramadhan …

Ku akui imanku terlalu kecil umpama partikel-partikel yang beterbangan

Ku tahu kedatanganmu terlalu cepat seumpama sambaran kilat

(Baca juga : Jangan Sedih menghadapi Beban Hdup)

Namun aku tetap terus asyik dengan mainan khayalan benakku

Tanpa memikirkan untuk mengatur cara mendakapmu seerat-eratnya

Sehingga aku akan tetap merasakan kehangatanmu walau kau telah pergi,

Pergi selama sebelas bulan meninggalkan diriku.

Aku lupa bahwa dirimu bisa membimbingku melawan amarah yang menyingga

Dirimu juga berusaha mendidik tembakan nafsu birahiku

Dan daripadamu juga aku mengenal kondisi diriku yang sebenarnya

Kini baru aku mulai bersungguh menggapaimu

PadaNya ku sujud meratab memohon jutaan keampunan

Atas segala bongkahan dosa yang pernah ku pahatkan padaNya

Air mataku basah kuyup membasahi hamparan sujudku read more