meeting

Rebonding dan Meeting dalam Shalat

Rebonding dan Meeting dalam Shalat

        Rebonding dan meeting dalam Shalat. Suatu ketika di sebuah desa, tinggal satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak putri yang berusia sekitar 16 tahun. Ia bernama Cimoy (maaf asal beri nama), sedang ayahnya bernama Pak Maman. Pak Maman biasa menjadi imam pada mushola desa.

        Pada suatu pagi setelah berpakaian rapi dan berjilbab, Cimoy pamit pada ibunya bahwa dia akan ke balai desa untuk mengadakan pertemuan dengan teman – teman. Dia juga berpamitan bahwa setelah selesai pertemuan, dia akan langsung ke salon. Karena sibuk memasak, sang ibu hanya menjawab ala kadarnya. “ya nduk, hati – hati ya.”

        Sore hari setelah shalat Ashar, pak Maman dan bu Maman duduk – duduk diserambi tengah. “Bu, Cimoy ko’ belum pulang? Kemana dia?”

      “Tadi pagi pamit ke balai desa terus ke salon, Pak.” Jawab Bu Maman.

     Tidak beberapa lama Cimoy pulang. “Assalamu’alaikum.” Sambal membuka jilbabnya, Cimoy mencium tangan Bapak dan ibunya. read more