Mampu

Harapan Mampu Menghidupkan Cinta dan Iman

Harapan Mampu Menghidupkan Cinta dan Iman

Harapan Mampu Menghidupkan Cinta dan Iman

      Pada suatu malam yang gelap, terpancarlah empat sinar lilin yang tampak terang nan lembut. Dengan bersahaja memberikan Pengorbanan  Lilin untuk semua makhluk yang ada disekitarnya. Mereka Nampak anggun dengan sesekali menggoyangkan ujung apinya karena sentuhan angin. Ke empat lilin tersebut meleleh sedikit demi sedikit. (baca juga : Wanita dan Buah Rambutan)

      Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan diantara empat lilin itu.

      Lilin yang pertama berkata: “Aku adalah Damai. Namun aku sangat sedih karena manusia tak mampu menjagaku, karena itu maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

      Yang keduapun berkata sambal tertunduk lesu: “Aku adalah Iman. Sayangnya aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, Mereka sibuk hanya urusan dunia. Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

      Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya. Mereka lebih mengedepankan nafsu.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga. read more