Hati

Wisata Hati Ke Rumah Sakit

Wisata Hati Ke Rumah Sakit

Wisata Hati Ke Rumah Sakit

Wisata Hati Ke Rumah Sakit`

      Kita biasanya berwisata ke tempat-tempat yang dapat menenangkan jiwa atau merefresh hati dan pikiran kita dari kejenuhan dan keruwetan beban kerja atau belajar rutinitas ataupun mengagumi dan mensyukuri kebesaran Allah atas segala keindahan ciptanNYA. Misalnya ke gunung, pantai, hutan atau perkotaan dengan aneka macan tempat hiburannya. Namun kita kadang-kadang jarang berwisata ke tempat yang bisa menggugah hati sebagai tanda syukur atau pengingat hati kita. (Baca juga : Filsafat Sepasang Sepatu)

       Untuk itulah pada kesempatan kali ini kami akan berbagi tempat untuk berwisata sebagai tanda rasa syukur kita sekaligus sebagai pengingat atas segala karunia yang telah Allah berikan kepada kita, yaitu Wisata Hati Ke Rumah Sakit. Sekali-kali kita berwisata ke Rumah Sakit, jangan hanya ke ke MALL atau tempat Taman Hiburan saja.

Banyak bagian-bagian rumah sakit yang dapat kita kunjungi antara lain:

Mari wisata ke Ruang ICU

      Lihat pasien yang sedang berjuang mempertahankan nyawanya, mereka terlihat sangat lemah sehingga dibantu berbagai macam alat (baik alat monitor dan selang) untuk mempertahankan hidup. (Baca juga artikel lain pada : Mutiara Kata Untuk Ibu Tercinta) read more

Nasehat Bijaksana Pagi Hari

Nasehat Bijaksana Pagi Hari

Nasehat Bijaksana Pagi Hari

Nasehat Bijaksana Pagi Hari

      Sebelum beraktifitas di pagi hari, mungkin kita perlu merenung sejenak melalui rangkaian kata bijak dibawah ini agar kita lebih termotivasi dan punya gairah dalam menjalankan berbagai aktifitas kita.

Inilah Nasehat Bijaksana Pagi Hari :

  • Ada hal yang tidak dapat diraih kembali: kata-kata setelah diucapkan & waktu setelah beranjak
  • Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. – Thomas Alva Edison
  • Cinta itu seperti puzzle. Bukan kesamaan yang diperlukan, tapi kecocokan agar dia bisa melengkapimu. (Baca juga : Ku Rangkai Doa Untuk Ayah dan Ibu).
  • Dengan keikhlasan, Tuhan akan memberi pengganti yang lebih baik & lebih dari apa yang kamu pikirikan.
  • Dibalik perhatian pria TERKADANG tersembunyi friendzone itu lebih baik daripada pacaran.
  • I know who I am. So, saya tidak peduli dengan apa pun kata “orang asing” yang hanya kenal sepintas.
  • Kehilangan itu selalu menyakitkan. Tapi percayalah, kehilangan adalah awal tuk memiliki sesuatu yang baru.
  • Rasa iri adalah kekaguman yang tertunda. (Baca juga artikel lain pada : Kenangan Yang Menyisakan Luka)
  • Realitas selalu lebih konservatif daripada ideologi — Raymond Aron
  • Saya tidak butuh persetujuan tuk menyetujui sesuatu sama seperti kamu tak butuh persetujuan saya tuk menyetujui sesuatu.
  • Selama dilandasi ketulusan maka tak ada yang sia-sia. Tuhan Maha Adil, percayalah!
  • Semakin sukses seorang pria, semakin besar ketakutan ditinggalkan oleh pasangannya.
  • Sepandai-pandai nya orang selingkuh pasti akan ketahuan juga.
  • Siapa pun bisa berjanji. Siapa pun bisa mencintai. Namun hanya yang benar-benar cinta akan membuktikan semua janjinya.
  • Tak memberitahu keinginanmu hanya akan membuatnya sulit mehamimu. Jika ingin DIPAHAMI, sampaikanlah isi hatimu.
  • Terlalu berharap sebelum jadian akan berakhir: terlalu cinta atau terlalu sakit hati. Tergantung diterima atau ditolak. (Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda Teks Negosiasi)
  • Tidak semua harus diurusin apa lagi dikepoin. Mantan, misalnya.
  • Tuhan tidak kekurangan cara tuk membela umat-Nya yg benar. Tuhan tak kekurangan cara tuk mengumbar dosa umat-Nya yg munafik.
  • Tuhan tidak pernah terlambat ataupun tergesa-gesa, Dia selalu tepat waktu.
  • Wahai kaum pria, wanita suka didengarkan, maka jadilah pendengar yang baik.
  • Wanita adalah mahkluk terindah yang diciptakan tuk pria. Hargailah sebelum ia pergi ke lain hati.
  • Wanita butuh kepastian bukan digantung tanpa status yang jelas.
  • Yang belum move on itu ibarat mati suri, jiwa dan raganya berpisah, karena jiwanya masih terjebak di masa lalu.
  • read more

    SURAT KEPUTUSAN PERMOHONAN MAAF

    SURAT KEPUTUSAN PERMOHONAN MAAF

    SURAT KEPUTUSAN PERMOHONAN MAAF

    _____________________________________________

    No.        : 01/Sya’ban/1439 H

    Sifat   : Sangat Penting

    Perihal  : Permohonan Maaf

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Setelah melakukan beberapa tahapan evaluasi diri terhadap kinerja dan tulisan kami di website www.nurdiono.com, maka terhitung mulai hari ini Sabtu, tanggal 12 Mei 2018 dengan berbagai pertimbangan dan kajian yang mendalam, kami telah memenuhi syarat untuk meminta maaf atas segala khilaf dan salah kami dengan ketentuan sebagai berikut:

    MENGINGAT :

    Beberapa hari lagi sudah memasuki bulan  Suci Ramadhan 1439 H. (Baca juga : Hujan Menghapus Kepedihan)

    MENIMBANG :

    Kesalahan yang telah kami perbuat baik sengaja maupun tidak di sengaja dan sudah banyak sekali (tak terhitung).

    MEMPERHATIKAN :

    Tentang saling mema’afkan sesama umat untuk menjaga Silahturahmi adalah perintah Alloh SWT.

    MEMUTUSKAN :

    “DENGAN SEGALA KERENDAHAN HATI DAN KESUNGGUHAN YANG TULUS” (Baca juga artikel lain pada : Waspada Pencuri Bulan Ramadhan) read more

    Melepas Derita Dengan Keikhlasan

    Melepas Derita Dengan Keikhlasan

    Melepas Derita Dengan Keikhlasan

    Wahai sahabatku …..

    Jangan benamkan asa mu dalam sepotong duka di masa lalu karena semua yang telah terjadi tak kan mungkin dapat kembali,

    Jangan kuburkan harapanmu dalam goresan luka yang menyayat hati kita karena semua masalah tidak akan terpecahkan dengan meratapi.

    Ingatlah wahai sahabatku ….

    (baca juga : Buah Untuk Kesehatan Lahir Batin)

    Sesuatu yang baik  menurut kita belum tentu baik menurut Allah, namun apapun yang menjadi kehendak-Nya adalah yang terbaik untuk kita

    Jangan biarkan hatimu terpenjara karena sebuah luka yang ditinggalkan, percayalah seiring berjalannya waktu, perlahan luka itu akan sembuh dengan sendirinya hingga sakitnya tak kan terasa lagi.

    Jangan terlalu lama larut dalam kesedihan, jika terlalu lama larut dalam kesedihan karena hal itu hanya akan menambah perih dan terluka,

    (baca juga artikel lain pada : Tipu Daya Setan Untuk Menjerumuskan Manusia)

    Cobalah menata kembali hati yang telah remuk menjadi sebuah hati yang lebih kuat dari sebelumnya

    Wahai sahabatku …..

    Lepaskanlah semua itu dengan keiklasan tanpa harus melihat ke belakang kembali, relakanlah ia tanpa harus meminta tuk kembali lagi read more

    Hujan Gerimis pada Musim Kemarau

    Hujan Gerimis pada Musim Kemarau

    Hujan Gerimis pada Musim Kemarau

          Dimas, seorang mahasiswa suatu perguruan tinggi ternama, sedang duduk didepan rumah memperhatikan seorang anak kecil sedang menjajakan gorengan dengan semangat agar jualannya laku. Dia yang masih dibawah umur sudah pandai menafkahi hidupnya, bahkan lebih pandai dari Dimas yang sudah mahasiswa. Tak seharusnya dia berjualan. Dia seharusnya berada di balik bangku sekolah memakai pakaian seragam, belajar di dalam kelas, menulis pelajaran, lalu pulang ke rumah membuka kembali pelajaran yang dia pelajari di sekolah. Bukannya berjualan gorengan di setiap gang-gang jalanan maupun lorong-lorong rumah. Bahkan setiap hari dia menjajakannya di area kampus Dimas. (Baca juga : Ada Tiga Hal Dalam Hidup Manusia)

          Tak sedikit mahasiswa yang memanggil-manggil dia untuk membeli gorengan. Dia nampak senang dengan profesi yang dijalaninya. Penuh dengan suka cita dan rasa senang menjalani apa yang menjadi nasibnya. Tak peduli dengan matahari yang selalu murka pada alam dengan kaki telanjang yang terseok melangkahkan di atas tanah berdebu. Sebuah perjuangan yang tidak sebanding dengan apa yang diperolehnya. read more

    Kekuatan Hati Menghapus Kelelahan

    Kekuatan Hati Menghapus Kelelahan

    Kekuatan Hati Menghapus Kelelahan

          Mungkin kita juga sepakat bahwa dari sekian banyak hal yang bisa dilakukan, banyak orang yang mengatakan bahwa mencari adalah sesuatu hal yang paling melelahkan. Dibutuhkan segenap energy dan tenaga untuk berpikir, bergegas sana-sini, berkunjung ke suatu tempat ke tempat lainnya, dan juga menghadapi ketidakpastian.

          Seperti halnya mencari “kamu”. Memang, tidak terlalu melelahkan fisik. Tapi, melelahkan hati. Kaki tak perlu menjejak banyak pulau, bahkan negara. Hanya saja, hati yang lelah menahan sesak. Hal lumrah ketika hati mudah terpaut dalam perasaan terhadap seseorang. Di mana, lambat laun rasa itu semakin menguat sampai batas yang tak bisa kita perkirakan. (Baca juga : Buah dari Kesabaran dan Kerajinan)

          Apa yang terjadi jika hati tidak kuat? Dia akan rapuh dalam sebuah ikatan semu. Kenapa semu? karena ikatan ini tidak resmi dan tak mengabadikan hati. Masih ada peluang hati tak terpaut sepenuhnya. Lalu bagaimana jika kemudian hubungan seperti ini selesai? banyak sesak terasa di dada. Bisa saja membuat depresi karena patah hati. read more

    Hujan Menghapus Kepedihan

    Hujan Menghapus Kepedihan

    Hujan Menghapus Kepedihan

          Tetesan air hujan menempel basah pada kaca jendela. Claudia termenung menatap kedua piring yang kini tertata di depan mejanya. Sepiring kue brownies dan nasi padang kesukaan Claudia. Namun dia tidak merasa lapar. Dia hanya butuh Fredo, tunangannya kembali. Kepergian Fredo serasa membunuh dadanya berkali-kali. Tidak ada semangat baginya untuk brtahan hidup.

          “Claudia, kau boleh memakannya.” Seorang lelaki memakai jas putih memanjang hingga ke lutut dan stetoskop di lehernya. (Baca juga : Kebebasan Yang Terbelenggu)

           “Silakan kau pilih. Atau kau mau yang ini?” Sang Dokter menyodorkan piring nasi padang. Mata Claudia mendelik kepada lelaki berkaca mata itu.

          “TIDAK!” Claudia menolak piring itu dan melemparkannya sejauh mungkin. Ke lantai. Pecahan piring berserakan. Nasinya ikut berceceran. Sang Dokter menatapnya lirih.

          “Tahu apa dia dengan apa yang kurasakan?” batin Claudia.

          “Kau tidak suka dengan Nasi padang? Baiklah.” Dia mengatup bibirnya rapat ke tengah. “Kau butuh makan, Claudia. Kamu tidak bisa terus meratapi kepergian Fredo.” read more

    Kebebasan Yang Terbelenggu

    Kebebasan Yang Terbelenggu

    Kebebasan Yang Terbelenggu

          Sepertinya memang harus mengalah dengan keadaan ini. Walau ada lelah tertahan, mungkin sudah jalan tergaris untuk ditapak dan untuk dilalui.

          Hanya tak ingin menopang pada ego ini dan mencoba untuk membuka diri, berharap tak salah dalam melangkah, walau dalam ragu bertepi bimbang yang menghadang.

          Senyum ini belum bisa lepas mengembang. Seperti masih ada rasa tertahan dan masih harus dipaksakan. Belum juga ada jawaban terhadap apa yang menjadi harap dalam tujuan.

    (Baca juga : Belajar dari Pengalaman Pahit atau Manis)

          Memang hidup di dunia ini tak pernah sempurna. Tak selamanya harapan yang diangankan bisa menjadi kenyataan. Hanya mampu untuk bertahan dan terus berharap; semoga perubahan yang lebih baik itu akan segera datang sesuai dengan harapan.

          Terkadang rasa sedih menghampiri, saat merasa ada sesuatu yang hilang, kebebasan yang harus terlewati, kebebasan yang terbelenggu. Tapi lagi-lagi semua itu harus dihadapi. Kebebasan yang terlewati dan Kebebasan Yang Terbelenggu yang harus dihadapi read more

    Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang

    Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang

    Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang

          Fenomena yang sering  kita jumpai dalam kehidupan sekarang sering kita menjadi geleng-geleng kepala, karena banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita dapatkan dari nasehat orang tua, atau pelajaran kewargaan maupun agama dari guru atau ustadz yang telah mengajarkan moral pada kita. Fenomena – Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang dapat kita jumpai dalam keseharian ini. (Baca juga : Sifat Setan Yang Patut Ditiru)

    Beberapa Fenomena Kontras Kehidupan Sekarang antara lain:

  • Belajar semakin mudah, Guru semakin tidak dihargai.
  • Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
  • Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
  • Gelar semakin tinggi, namun akal sehat semakin rendah.
  • Pengobatan semakin canggih, namun penyakit semakin kronis.
  • Travelling keliling Indonesia, bahkan dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
  • Penghasilan semakin meningkat, namun ketentraman jiwa semakin berkurang.
  • Kualitas ilmu semakin tinggi, kualitas iman semakin rendah.
  • Jumlah manusia semakin banyak, namun rasa kemanusiaan semakin menipis.
  • Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
  • Perzinahan semakin marak, sehingga kesetiaan semakin punah.
  • Semakin banyak teman di dunia maya, tetapi tidak punya sahabat yang sejati.
  • Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
  • Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu. (Baca juga artikel lain pada : Buku Jembatan Menuju Sukses)
  • Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap.
  • Teknologi informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
  • Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang. Akhirnya Tontonan yang kurang baik, kurang mendidik berkembang jadi Tuntunan. Sehingga yang Rusak Makin tambah Rusak.
  • Baca tulisan ini anda merasa Sakit hati…? Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. ??
  • read more

    Menjaga Hati dari Perbuatan Buruk

    Menjaga Hati dari Perbuatan Buruk

    Menjaga Hati dari Perbuatan Buruk

    Renungkanlah selalu tentang hati kita

    Kerana ia merupakan sumber kebaikan dan kejahatan

    Karena ia merupakan sumber ketaatan dan kemunkaran

    Karena ia merupakan wadah kekufuran dan keimanan

    Karena ia jadi rebutan di antara malaikat dan syaitan

    Hati kita perasaannya halus

    Sentuhannya tiada terasa

    Tapi sangat memberi kesan di dalam kehidupan kita

    (Baca juga : Masa Tua Kelabu Seorang Ayah)

    Siapa yang arif dalam perjalanan hatinya

    Faham kebaikan dan kejahatannya

    Bersungguh-sungguh bermujahadah membuang kejahatannya

    Diganti segera dengan kebaikan

    Orang itu akan selamat dari tipu daya syaitan dan dunia

    Ramai orang tidak faham perjalanan hatinya ….

    Sekalipun para penguasa

    Sekalipun para ahli ilmu

    Sekalipun para pengusaha

    Sekalipun para pengelana

    Sekalipun rakyat jelata

    Mereka terima saja yang baik dan yang buruknya

    Kemudian merasakan baik semuanya

    Tiada terasa lagi membuat dosa

    Di sinilah perlu pimpinan, guru atau ulama yang mengenal hati manusia

    Tanpa pemimpin maka mudah bercerailah kita

    Tanpa pembimbing maka mudah tersesatlah kita read more