Cerita Sendu Menyambut Malam

Cerita Sendu Menyambut Malam

Cerita Sendu Menyambut Malam

Malam,,,,..

      Mungkin kau memang mampu menenggelamkan setiap senja yang hadir di penghujung waktu. Senja yang selalu mampu membangkitkan ingatanku tentang cerita sendu. Cerita yang tak pernah selesai hingga senja berikutnya datang dan malam selanjutnya mulai menjemputku. (Baca juga : Derita Sebatang Pohon Lapuk)

Malam,,,..

      Senjamu kali ini terlihat amat berbeda, air mukanya terlihat merintih, merana, kalut dan sendu. Apa yang sebenarnya terjadi? Entahlah,,,, Aku tak tahu mengapa. Aku tak lagi melihat senja yang biasa menyapaku tatkala aku terduduk di tengah rumput ilalang yang menjulang teduh dengan anggunnya. Senja yang menemaniku meliukkan jari jemari  untuk menggoreskan titik titik tinta tentangmu di atas kertas putih yang selalu ku bawa.

Malam,,,…

      Waktu senja tadipun tak ku lihat burung camar terbang di atas awan. Tak ku lihat fragmen-fragmen mahkota bunga daendelion yang terbang di depan mukaku yang terbawa semilirnya angin kemarau, tak kudengar sapa matahari yang biasanya selalu terdengar sebelum kembali ke peraduan malam. Dan itu semua membuat aku kehilangan akal untuk mampu mengguratkanmu dalam goresan pena yang saat ini berada dalam guratan takdirku. read more

Matematika Anak Pintar

Matematika Anak Pintar

Matematika Anak Pintar

        Pada suatu hari diruang kelas pada sekolah dasar pada waktu pelajaran matematika diadakan Tanya jawab secara lisan antara guru matematika dengan murid-murid tersebut untuk melihar Matematika Anak Pintar (baca juga : Tunggu Teman Alasan Tidak Mau Berenang), sehingga percakapannya adalah sebagai berikut:

“Anak-anak sekarang coba Bapak akan menguji kemampuan berhitung cepat kalian dengan cara menjawab pertanyaan Bapak secara lisan. Apabila ada yang sudah merasa menemukan jawabannya maka langsung acungkan tangannya. Apakah kalian sudah siap?” Tanya Ibu guru.

“Siaaaap, Pak Guru!” jawab murid-murid serentak.

“Baiklah, misalkan Badu mempunyai sembilan butir kelereng, lalu diberi oleh kakaknya enam kelereng lagi, maka berapa jumlah kelereng Badu sekarang?” Tanya Pak guru.  

“Saya bisa Pak. Amir Bu, aku juga bisa Pak …….” Saling bersahutan murid-murid sambal mengacungkan tangannya.

“Baiklah, kamu Rudi.” Tunjuk Pak guru pada salah satu murid yang mengacungkan tangan. read more

Karya Setengah Hati

Karya Setengah Hati

Karya Setengah Hati

        Dibawah ini ada sebuah cerita yang kami beri judul “Karya Setengah Hati”. Cerita tersebut kami maksudkan agar menjadi renungan terutama bagi kita yang akan mencapai purna tugas pada khususnya, dan bagi semua pembaca pada umumnya. (baca juga : PENERBANGAN GRATIS DAN PELAYANAN 24 JAM)

Inilah certa tentang Karya Setengah Hati:

        Suatu ketika ada seorang tukang kayu tua yang bermaksud ingin pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia kemudian menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Ia menyampaikan bahwa ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

        Mendengar keinganan tukang kayu tersebut, pemilik perusahaan merasa sedih karena kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Namun sebelum tukang kayu tersebut pension, pemilik perusahaan memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.

        Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa karena ia ingin segera berhenti dari pekerjaan tersebut. Namun karena ia sangat menghormati pemilik perusahaan tersebut, ia tidak bisa menolaknya. read more

Suamiku Mengapa Tidak Bilang Dari Dulu

Suamiku Mengapa Tidak Bilang Dari Dulu

Suamiku Mengapa Tidak Bilang Dari Dulu

        Satu lagi cerita humor tentang Suamiku Mengapa Tidak Bilang Dari Dulu yang dapat digunakan sebagai bacaan refreshing. Tidak ada tujuan lain dari cerita humor dibawah ini kecuali hanya untukhiburan.

Inilah cerita humor tentang Suamiku Mengapa Tidak Bilang Dari Dulu:

        Pada suatu hari, terdapat pasangan muda yang baru beberapa bulan menikah tengah mandapat ujian keutuhan rumah tangga mereka, yaitu berupa urusan yang berkenaan dengan masalah ekonomi. Mereka pun terlibat suatu pertikaian. Sang istri yang baru belia mau memasak, tak ada beras dan lauk – pauknya. Mau mencuci baju, tak ada sikat dan sabunnya. Bahkan dia tidak dapat menonton acara seru di televise karena memang tidak ada televise dalam rumah tersebut. (baca juga : Punya Istri Satu Masih Kurang)

        Karena itulah sang istri menunjukkan muka cemberut dan cuma bisa menonton suaminya yang tengah baca – baca koran seputar lowongan kerja. Tak tahan dengan kehidupan seperti itu dan melihat kelakuan sang suami yang tenang – tenang saja, sang istri pun mulai ngomel lagi. read more

Pengaruh Kosmetik pada Usia

Pengaruh Kosmetik pada Usia

Pengaruh Kosmetik pada Usia

        Satu lagi cerita humor yang akan kami bagikan kepada para pembaca yang tercinta. Cerita ini kami beri judul Pengaruh  Kosmetik pada Usia. Selamat membaca cerita humor dibawah ini. (baca juga : Surat Ijin Tidak Masuk Sekolah)

        Ketika menjelang Idul Fitri tiba, Siti Fatonah (maaf jika terjadi kesamaan nama) tertarik membeli kosmetik mahal asli Paris bukan beli dari MLM (multi-level marketing) seperti teman – temannya. Kosmetik ajaib yang lebih mahal dari Bobbi Brown, Stila, dan Mac itu menurut sales-girlnya memberi garansi bahwa pemakainya akan tampil jauh lebih muda dari usianya.

        Suatu pagi setelah berjam-jam duduk di depan meja rias, mengoleskan kosmetik ajaibnya, kemudian Siti Fatonah ingin mengetahui bukti tentang manfaat kosmetik yang dia pakai tersebut dengan cara memanggil suaminya untuk menilai tentang dirinya.

Siti fatonah: “Mas, tolong dijawab dengan sejujurnya nampak berapa tahun kira – kira usiaku sekarang?”

Badrodin: (sambal memandang lekat – lekat istrinya tercinta) “Ckckckck …. Istriku, kalau dilihat dari depan, usiamu 21 tahun, dilihat dari belakang, hmmmmm seperti gadis yang berusia 17 tahun, sedangkan ketika diamati dari penampilanmu, usiamu seperti gadis seuasia 20 tahun.” read more

Terjebak dalam Gedung Bioskop

Terjebak dalam Gedung Bioskop

Terjebak dalam Gedung Bioskop

        Suatu ketika digedung bioskop “Star Five” terjadi peristiwa yang memilukan (atau menggelikan? Terserah pembaca dech). Kisahnya bekaitan dengan seorang pengunjung yang Terjebak dalam Gedung Bioskop tersebut yang kisah lengkapnya dapat anda baca seperti berikut ini. (baca juga : Antara Bego dan Gila)

        Jam 5 pagi di kantor bioskop terdengar dering telepon di meja kantor bioskop Star Five. Petugas kantor bioskop tersebut segera mengangkat telepon dan bertanya,

Petugas: “Halo, ini dari siapa?”

Dogol: “Halo mas, saya Dogol. Maaf, Saya mau nanya, bioskopnya nanti buka jam berapa, Mas?”

Petugas: “Nanti jam sebelas mas.”

Dogol: “Apakah gedung bisa buka jam enam tidak mas?”

Petugas: “Gak bisa mas. Soalnya emang biasa jam sebelas bukanya.”

(Jam delapan, telepon berbunyi lagi dan petugas yang sama kembali mengangkat telepon tersebut).

Dogol: “Halo. Jam berapa bukanya bioskop?”

Petugas: “Kamu yang telpon tadi pagi ya mas? Kan sudah dikasih tau, bukanya nanti jam 11.” read more

Cerita Inspirasi Tentang Uang

Cerita Inspirasi Tentang Uang

Cerita Inspirasi Tentang Uang

        Berikut ini kami bagikan Cerita Inspirasi Tentang Uang yang mana begitu besar peran dari sang uang dalam kehidupan didunia ini, bahkan segala bentuk aktifitas keseharian dari umat manusia lebih cenderung mendewakan sang uang. (baca juga : KISAH PERJALANAN UANG SERIBU RUPIAH)

Inilah Cerita Inspirasi Tentang Uang:

        Penampilanku biasa – biasa saja.

        Wajahkupun biasa – biasa saja.

        Apalagi fisik aku yang lemah.

        Dan sering keseharianku yang lusuh.

        Namun aku mampu merubah tatanan atau aturan yang ada di dunia ini.

        Karena aku menjadi idola bagi setiap manusia.

        Sehingga aku bisa merubah perilaku dan perangai seseorang, bahkan sifat manusia pun bisa aku rubah.

        Banyak orang yang berubah kepribadian dan moralnya demi aku.

        Mereka rela mengkhianati teman, menjual nama dan tubuh, bahkan ada yang meninggalkan keyakinan imannya demi aku.

        Aku tidak faham atau mengerti perbedaan antara orang yang baik maupun yang jahat, namun manusia memakai aku menjadi patokan derajat kehidupan seseorang. read more

Burung Bengkak

Burung Bengkak

        Burung Bengkak. Cerita humor yang akan kami sampaikan ini hanya bermaksud untuk menghibur para pembaca dari hal – hal yang berat agar dapat sedikit berkurang dengan senyum atau ketewa sebentar. Namun jika para pembaca menganggap cerita yang kami posting ini menjurus kearah pornografi, maka kami mohon maaf yang sedalam – dalamnya. Dibawah inilah ceritanya.

        Pada suatu hari ada seorang pasien yang bernama Encong datang keruang praktek dokter spesialis kelamin. Setelah sampai diruangan, Encong menemui dokter spesialis kelamin untuk berkonsultasi soal keluhannya.

“Dok, saya sedang punya masalah, tapi saya minta Dokter untuk janji dulu agar tidak tertawa setelah saya sampaikan, bagaimana Dok?” Pinta Encong pada dokter sebelum menyampaikan keluhannya.

“Tenang. Saya janji tidak akan tertawa. Karena jika saya tertawa, maka Itu melanggar sumpah kedokteranku,” Jawab si Dokter spesialis

“Begini Dok, ….Ini ….” Sambal berkata, Encong menurunkan celananya, burungnya ternyata kecil sekali, mungkin diameternya hanya sebesar diameter pensil 2B. Melihat “alat kelamin” yang hanya sebesar itu, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal2, sampai berguling-guling di lantai. Kira2 lima menit, baru dia dapat mengendalikan emosinya. read more