Semangka Merah Tanpa Biji

Semangka Merah Tanpa Biji

Semangka Merah Tanpa Biji

      Pada suatu hari di salah satu kios pada pasar buah yang ada di tengah kota yang sangat ramai oleh penjual dan pembeli, penjual buah berteriak menawarkan buah semangkanya dengan selalu mengatakan “Manis Semangka Merah Tanpa Biji”. Kalimat tersebut diucapkan berulang kali untuk menarik perhatian orang yang lalu lalang agar mampir ke kiosnya untuk membeli semangka yang dijualnya. Karena dia selalu menagatakan “Semangka manis tanpa biji, sehingga tidak berapa lama ada pembeli yang ingin membeli semangka tersebut.

      Pembeli bertanya kepada pedagang, “Benarkah Semangkanya manis, Pak?” (baca juga : Jangan Khawatir Istriku)

      “Oh jangan khawatir, Mas. Manis, Semangka Merah Tanpa Biji!” jawab pedagang dengan antusias.

      Tanpa pikir panjang pembeli itu langsung memilih salah satu semangka yang berserakan, kemudian mengeluarkan uang dan membayar sesuai kesepakatan harga antar pembeli dan penjual tadi. Pembeli tersebut kemudian pulang dengan membawa semangka yang dibelinya dengan mengendarai motornya. Sialnya dalam perjalanan, pembeli semangka tadi menabrak trotoar sehingga semangka itu jatuh, lalu semangka itu pecah. read more