Anak

Percakapan Antara Anak dan Induk Ayam

Percakapan Antara Anak dan Induk Ayam

Percakapan Antara Anak dan Induk Ayam

Percakapan Antara Anak dan Induk Ayam

       Suatu ketika terjadi dialog antara anak ayam dengan induknya. Dalam percakapan tersebut anak ayam menanyakan kepada induknya tentang jati dirinya. Percakapan antara Anak Ayam dengan induknya diawali dengan pertanyaan anak ayam sebagai berikut: (Baca juga : Dibalik Perbedaan Tertanam Persamaan)

Anak Ayam :

Mak, aku heran kenapa kita semua kok namanya sama, yaitu semua bangsa kita dipanggil “AYAM”?

Gak seperti Manusia, yang masih kecil saja sudah punya Nama, misalnya:

Ismail,

Amir,

Didik,

Munir,

Rangga,

Purnomo,

Lea,

Devi,

Cicik,

Dewi,

Anto,

Indra,

Isabella,

Tampan,

Mariaman,

Dll….

(Baca juga artikel lain pada : Struktur dan Tipe Kromosom)

Induk Ayam menjawab dengan senyum penuh bijak:

Nak….! Manusia yang masih hidup Nama nya memang banyak, tapi nanti kalau sudah Mati, nama nya satu yaitu : “MAYAT”.

Jelas beda dengan kita.

Kalau kita sudah Mati, Baru nama nya banyak.

Ada yang nama nya :

Ayam Goreng,

Ayam Bakar,

Ayam Panggang,

Ayam Pop,

Ayam Penyet, read more

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

MIRIS, ANAK BERZINA DENGAN IBU KANDUNGNYA

Nurdiono dot com – Demi menyalurkan hasrat birahinya, AK (16) tega menghamili IK (38) yang merupakan ibu kandungnya sendiri. Perbuatan keji ini dia lakukan di rumahnya yang hanya ditinggali oleh mereka berdua. Setahu warga, IK telah lama menjanda, selain itu, penampilannya yang seringkali menampakkan auratnya diduga sebagai penyebab memancing gairah anaknya yang sedang mengalami masa puber. “Beberapa bulan yang lalu, saya tidak sengaja melihat mereka sedang berbuat mesum di rumahnya pada siang hari.” ujar Paijo pada seorang warga. (Baca juga : Doraemon Pindah Suku)

      Mereka memang tergolong keluarga miskin dan tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Untuk makan sehari-hari, ibu dan anak ini harus menunggu uluran tangan Paijo, tetangganya. Selain Paijo, tidak ada yang peduli mereka berdua. Mungkin karena selama ini mereka berdua tidak pernah bergaul dengan warga sekitar. Terlebih, selama IK hamil, mereka berdua jarang keluar rumah. Bahkan, sejak kecil AK belum pernah bersekolah karena terbatasnya biaya. (Baca juga artikel lain pada : Dimana Aku Harus Mencari) read more

Cara Mendidik Anak Agar Berprestasi

Cara Mendidik Anak Agar Berprestasi

Cara Mendidik Anak Agar Berprestasi

Cara Mendidik Anak Agar Berprestasi

      Anak merupakan anugerah dari Allah yang sangat besar. Namun anak juga merupakan amanah dari Allah yang harus kita jaga. Anak yang diamanahkan oleh Allah merupakan ujian sekaligus aset masa depan kita. Untuk menggapai masa depan yang kehidupannya tentunya kita harapkan lebih baik dari kita membutuhkan usaha dan do’a yang sungguh-sungguh dari kedua orang tua. Namun menyongsong kehidupan yang semakin hari semakin maju tentunya juga kita harus pandai mendidik anak-anak dalam usia dini.

      Salah satu penyebab kerusakan mental seorang anak adalah dikarenakan kurangnya (atau bahkan tidak adanya) perhatian dari orang tua. Bisa juga disebabkan dalam istilah modern sekarang ini ialah broken home. Dari Broken home bisa mengakibatkan sebuah sifat yang mana anak mempunyai jiwa pendendam, mudah marah dan lain-lain. Dari sifat tersebut pastinya  akan berdampak buruk bagi mentalitas anak kedepannya. (Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Kebersihan Lahir Batin) read more

Antara Doa Anak dan Orang Tua

Antara Doa Anak dan Orang Tua

Antara Doa Anak dan Orang Tua

      Dibawah ini sengaja kami bagikan satu kisah yang berisi perbandingan Antara Doa Anak dan Orang Tua sebagai bahan renungan kita untuk menakar rasa kasih sayang kita kepada orang tua yang kami yakin bahwa kita tidak akan bisa menyetarakan betapa sangat besarnya rasa kasih sayang orang tua yang tak terbalaskan. (baca juga : Perbuatan yang Membuat Orang Tua Sedih)

Inilah kisah Antara Doa Anak dan Orang Tua:

      Suatu ketika terjadi musibah, seorang pemuda yang bernama Nasrul terlibat dalam kecelakaan. Dia yang sedang mengendarai sepeda motor ditabrak oleh sebuah mobil avanza yang sedang melaju kencang di jalan raya.

      Akibat kecelakaan tersebut dia mengalami cedera berat. Kepalanya luka parah, tangan dan kakinya patah dan perutnya robek. Segera dibawa ke rumah sakit, dokter yang menanganinya mendapati keadaannya terlalu parah dan menurut analisa dokter dia tidak ada harapan lagi untuk bertahan hidup. Ibunya yang bernama Sa’udah segera dihubungi oleh dokter dan diberitahu tentang kecelakaan yang menimpa anaknya. read more

Genderuwo mau Dimakan Anak Kecil

Genderuwo mau Dimakan Anak Kecil

Genderuwo mau Dimakan Anak Kecil

      Tahukah anda tentang genderuwo? Ya, dia adalah salah satu jenis hantu yang penampilan dan wajahnya (konon menurut cerita kakek – nenek kita) sangat jelek, hancur, rambutnya gimbal dan acak – acakan, baunya gak enak, sangat menakutkan. Setiap kali ada orang melihat hantu jenis genderuwo ini maka orang tersebut pasti akan ketakutan dan lari tunggang – langgang.

      Namun kemunculan genderuwo kali ini bukan membuat orang menjadi takut, namun malah membuat orang terpingkal – pingkal karena justru genderuwonya malah yang lari terbirit – birit. Lho…..ko’ bisa? Tentu bisa, kalau anda melanjutkan membaca cerita dibawah ini. (baca juga : Tulisan dan Arti yang Berbeda)

Inilah Genderuwo mau Dimakan Anak Kecil:

      Pada suatu malam diperkampungan ada seorang anak kecil (kira – kira berusia lima tahun) berjalan sendirian ketika pulang dari menuntut ilmu agama disebuah TPQ (Taman Pendidikan Qur’an). Ditengah perjalanan dia dikejutkan oleh kemunculan secara mendadak di bawah pohon besar yang sangat lebat sosok genderuwo yang sangat besar, hitam dengan mata melotot sehingga sangat menakutkan. read more

Belajar dari Seorang Anak Kecil

Belajar dari Seorang Anak Kecil

Belajar dari Seorang Anak Kecil

      Berikut ini adalah certa tentang Belajar dari Seorang Anak Kecil yang mungkin dapat kita jadikan bahan renungan bahwa sesuatu hal yang kecil dapat menjadikan kita belajar dari hal tersebut sehingga siapapun dapat menjadi guru kita agar kita menjadi lebih baik. (baca juga : Pelajaran Dibalik Hujan Turun)

Inilah cerita tentang Belajar dari Seorang Anak Kecil:

      Pada suatu hari, Alisya yang bekerja sebagai seorang babysitter menemani seorang anak kecil berumur sekitar enam tahun berada ditaman dekat tempat penginapan untuk mengisi liburan. Saat itu merupakan saat yang paling mengesankan dalam pekerjaannya.

      Seperti biasanya Fatimah (nama anak kecil tersebut)  dan Alisya selalu berjalan jalan di taman setiap hari pada waktu liburan. Setelah makan siang, Fatimah suka bermain ayunan dan perosotan di taman itu. Walaupun masih kecil, Fatimah mempunyai yang baik hati, dan dia selalu membuat Alisya kagum pada kebaikannya terhadap orang lain. Kedua orang tuanya pun juga sama, selalu ada kedamaian, keteladanan diantara mereka. Alisya selalu bertanya dalam hati, mengapa mereka sangat berbeda dari orang orang lain? read more

Matematika Anak Pintar

Matematika Anak Pintar

Matematika Anak Pintar

        Pada suatu hari diruang kelas pada sekolah dasar pada waktu pelajaran matematika diadakan Tanya jawab secara lisan antara guru matematika dengan murid-murid tersebut untuk melihar Matematika Anak Pintar (baca juga : Tunggu Teman Alasan Tidak Mau Berenang), sehingga percakapannya adalah sebagai berikut:

“Anak-anak sekarang coba Bapak akan menguji kemampuan berhitung cepat kalian dengan cara menjawab pertanyaan Bapak secara lisan. Apabila ada yang sudah merasa menemukan jawabannya maka langsung acungkan tangannya. Apakah kalian sudah siap?” Tanya Ibu guru.

“Siaaaap, Pak Guru!” jawab murid-murid serentak.

“Baiklah, misalkan Badu mempunyai sembilan butir kelereng, lalu diberi oleh kakaknya enam kelereng lagi, maka berapa jumlah kelereng Badu sekarang?” Tanya Pak guru.  

“Saya bisa Pak. Amir Bu, aku juga bisa Pak …….” Saling bersahutan murid-murid sambal mengacungkan tangannya.

“Baiklah, kamu Rudi.” Tunjuk Pak guru pada salah satu murid yang mengacungkan tangan. read more