Allah

Makna Persaudaraan yang Tulus

Makna Persaudaraan yang Tulus

Makna Persaudaraan yang Tulus

Makna Persaudaraan yang Tulus

       Terdapat satu keluarga petani yang damai dan sejahtera. Mereka terdiri dari suami-istri beserta dua anak laki-lakinya. Namun pada suatu hari sang ayah meninggal dunia, kemudian beberapa minggu kemudian si ibu juga meninggal dunia. Sepeninggal kedua orang tuanya, saudara kakak beradik tersebut meneruskan kehidupan Bersama dengan menggarap tanah pertanian yang mereka miliki. (Baca juga : Langkah Hidup Belajar Dari Alam)

       Beberapa bulan kemudian Sang kakak telah berkeluarga. Setelah menikah sang kakak membangun rumah yang tidak jauh dari rumah orang tuanya yang ditempati sang adik yang masih melajang. Sang kakak kemudian dikaruniai 3 orang anak.

       Kakak beradik tersebut tetap menggarap satu lahan berdua dan ketika panen, hasilnya mereka bagi sama rata.

       Disuatu malam setelah panen, si adik duduk sendiri dan berfikir. “Pembagian ini sungguh tidak adil, seharusnya kakakku lah yang mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya.” read more

Pesan Indah Menggapai Bahagia

Pesan Indah Menggapai Bahagia

Pesan Indah Menggapai Bahagia

Pesan Indah Menggapai Bahagia

      Dibawah ini kami bagikan beberapa kata mutiara penuh hikmah tentang Pesan Indah Menggapai Bahagia agar kita dapat memetik hikmah yang terkandung dalam setiap kata Mutiara yang kita baca dan kita resapi. (Baca juga : Nasehat Bijak Pagi Hari)

Inilah beberapa kata mutiara tentang Pesan Indah Menggapai Bahagia:

  • Ilmu tidak akan mencari, melainkan ilmulah yang akan kamu cari.
  • Jalan berliku seringkali membawa ke tempat yang indah
  • Bersabarlah jika anda mendapat cobaan, karena dimana Allah memberikan kesulitan, disitulah Allah memberikan kemudahan.
  • Jangan khawatir ketika anda diacuhkan, tetapi berusahalah untuk menjadi dikenal.
  • Jadikanlah cemoohan menjadi cambuk untuk menuju kesuksesan
  • Tantangan bukanlah ancaman, melainkan peluru kekuatan
  • Jaga dan lestarikan alam, karena alam adalah titipan masa depan.
  • Jika Al Qur’an ibarat peta, maka pastikanlah tujuanmu adalah Syurga
  • Hidup ini biasa-biasa saja. Seperti malam yang gelap dan cahaya lampu yang bisa redup. Ada yang ketakutan,ada yang bersenang-senang. Tidak semua orang baik beruntung dan banyak orang yang beruntung nyatanya tidak terlalu baik.
  • Suatu hal tidak akan sulit, selagi engkau sendiri yang membuatnya rumit.
  • Di mana ada kemauan pasti ada jalan. (Baca juga artikel lain pada : Cara Menenangkan Hati Gelisah)
  • Tidak akan ada keberhasilan sebelum anda mengerjakannya.
  • Cara terbaik membahagiakan diri sendiri adalah membahagiakan perasaan orang lain.
  • Bantu orang lain meraih mimpinya maka mimpi anda akan terwujud.
  • Yakin dan percayalah jika usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.
  • Kata-kata bisa berbohong, tetapi perkataan selalu membuktikannya.
  • Kisah yang berakhir tawa seringkali didahului oleh deraian air mata.
  • Allah tidak akan membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
  • Hadiah tak selalu dibungkus dengan indah, kadang Allah membungkusnya dengan masalah tapi di dalamnya selalu ada berkah.
  • Wanita itu sungguh istimewa. Waktu kecil dia menjadi jembatan meuju Syurga, menikah menjadi penyempurna agama, dan saat mepunyai anak Syurga di bawah telapak kakinya.
  • Terkadang Allah hanya mempertemukan tidak mempersatukan.
  • Sukses adalah ketika persiapan bertemu dengan kesempatan.
  • Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.
  • Tetaplah menjadi prioritas, jangan hanya menjadi angin sepintas.
  • Allah menitipkan kelebihan di setiap kekurangan dan menitipkan kekuatan di setiap kelemahan. (Baca juga artikel lain pada : Kehadiran Cinta Dalam Hati)
  • Uangmu tidak akan pernah cukup untuk membeli waktu dan kebersamaan bersama keluargamu.
  • Do’a itu ibarat surat, jika salah alamat maka akan salah tempat.
  • Langit-langit kamar berpesan, “bercita-citalah setinggi mungkin” Jam dinding berkata “waktu itu sangat berharga” Kalender berkata “jangan menunda sampai besok” Pintu berkata “dorong yang keras,pergi,dan berusahalah. Tapi tiba-tiba lantai berbisik,”Bersujud Dan Berdo’alah” karena kunci kesuksesan kita adalah karena Allah SWT
  • read more

    Ku Rangkai Doa Untuk Ayah dan Ibu

    Ku Rangkai Doa Untuk Ayah dan Ibu

    Ku Rangkai Doa Untuk Ayah dan Ibu

          Dibawah ini ada beberapa do’a yang kami kemas dalam judul “Ku Rangkai Doa Untuk Ayah dan Ibu” yang mungkin dapat digunakan oleh para pembaca tercinta dan kami yang ingin mendo’akan kedua orangtuanya sebagai salah satu bukti bahwa kita mendapat predikat sebagai anak yang sholeh / sholihah.

    Inilah kumpulan do’a dalam Ku Rangkai Doa Untuk Ayah dan Ibu:

  • Ya Allah, sehatkanlah Ibu dan Ayahku, sukseskanlah dan jadikanlah aku anak yang membahagiakan mereka.” (Baca juga : Pendidikan Merupakan Penyebaran Peradaban)
  • Ya Allah, setiakanlah cintaku, sejahterakanlah keluargaku, dan mampukanlah aku membahagiakan Ibu dan Ayahku.
  • Ya Allah, Jika ini memang jalan ku lancar kan lah dah halal kan lah Ya Allah, aku sangat ingin melihat senyuman bangga dari ayah dan ibu ku !
  • Ya Allah, sukseskanlah aku semudah mungkin, agar bisa lebih segera aku membantu menyejahterakan Ibu dan Ayahku.  
  • Ya Allah, luluskanlah aku dari studiku dengan baik dan membanggakan bagi Ibu dan Ayahku.  
  • Ya Allah, terimakasih sudah mengirim ibu yang sangat sabar dan ayah yang sangat tegar.
  • Ya Allah Yang Esa.. Ampuni dosa ayah dan ibu. Tempatkan mereka di antara kekasih kekasihMu
  • Ya Allah, beri aku kesempatan untuk membahagiakan ayah dan ibu sebelum Kau pisahkan kami dengan maut. (baca juga artikel lain pada : RPP-Rencana Pelaksanaan Puasa)
  • Ya Allah Tuhan kami, berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku
  • Ya Allah, semoga apa yang IBU dan AYAH ku minta bisa aku berikan.
  • Ya Allah, mohon beri ayah dan ibu umur yang panjang, agar mereka bisa melihat aku berhasil di masa depan.
  • Ya Allah , berikan ayah , ibu dan kakak ku umur panjang agar mereka bisa melihat aku sukses dan bisa membahagiakan mereka bertiga.
  • Ya Allah, damaikanlah hati ibu dan ayahku, sehatkanlah mereka, panjangkanlah umur mereka dalam kasih sayangMu.
  • Ya Allah, berilah ayah dan ibu kami tetesan kekuatan agar selalu kuat menjalani kehidupan ini
  • Ya Allah, lindungilah bapak ibu ku dimnapun mereka berada,brikanlah mereka umur yg pnjng agar dpt melihat aku memakai topi wisuda. (baca juga artikel lain pada : Kebaikan Seorang Ibu)
  • Ya Allah Ya Tuhanku, Ampunnilah Dosa Ku, Ampunnilah Dosa Kedua Ibu Bapa Ku, dan Ampunnilah Dosa Hamba Hamba Mu Ya Allah.
  • Ya Allah, bahagiakanlah ibu dan ayahku dengan keberhasilan studi dan karirku yang semuda mungkin.
  • Ya Allah Ya Tuhanku. Ampunilah dosa kedua ibu bapa ku. Kau sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku semasa kecil dahulu.
  • Ya Allah, jangan Engkau jauhkan ayah dan Ibu dari hidupku ini Ya Allah. HambaMu ini tak sanggup berpisah dengan ayah dan Ibu yang aku sayangi ini Ya Allah.
  • Ya Allah, maafkan aku yang sering menyakiti perasaan ayah dan ibuku. Aku menyesal
  • Ya Allah, sayangilah ayah dan ibuku seperti mereka yang senantiasa menyayangiku dari kecil hingga saat ini.
  • Ya Allah, tolong sampaikan sejuta sayangku untuk ayah dan ibu, aku berjanji takkan lagi menghianati permintaan mereka.
  • read more

    Allah is the Highest for Depending

    Allah is the Highest for Depending

    Allah is the Highest for Depending

    ‘Umar bin al-Khattāb heard the Messenger of Allah (ﷺ) saying, “If you trusted Allah with due tawakkul, He would provide you sustenance as He provides for the birds; they go out in the morning with empty stomachs and come back in the evening with full stomachs.” [Narrated by at-Tirmidhi and Ibn Mājah – Saheeh]

    The following poem is about Allah is the Highest for Depending that it consists of we must depend only to Allah, no one and nothing can be our depending, except Allah. (Also read : Cool and Fair Hands of Mother)

    Allah is the Highest for Depending

    Do not depend on anything that is lower and weaker than Allah,

    as it will bring about evil results and destroy you.

    If you depend on your deeds,

    He will give you your due reward,

    If you depend on knowledge alone,

    He will take it away from you,

    If you depend on love,

    He will cause you to indulge in it,

    If you depend on learning alone,

    He will make it a means of your destruction,

    (Also read other poem at : I Pour My Hopes in A Little Diary)

    If you depend on creatures, read more

    Hilang Karena Doa

    Hilang Karena Doa

    Hilang Karena Doa

          Pada suatu ketika seorang ayah selesai melakukan rangkaian ibadah shalat jamaah beserta anaknya, sang anak lalu bertanya:

          “Ayah, Mengapa Ayah selalu rajin berdo’a padahal keadaan ekonomi kita tetap biasa saja? Apa yang Ayah dapatkan dengan seringnya Ayah berdo’a secara teratur kepada Allah?”.

          Mendengar pertanyaan dari anaknya tersebut, lalu Sang Ayah membelai rambut anaknya dengan tersenyum lalu menjawab:

          “Tidak ada yang Ayah dapatkan anakku, malah Ayah banyak sekali kehilangan; tetapi ……. Ayah akan beritahu suatu hal kepadamu Nak, apa-apa saja yang hilang dari ayah karena do’a itu …dan camkanlah olehmu Nak”. (Baca juga : Belajar Merelakan atas Setiap Kehilangan)

          Dengan rasa heran anaknya lalu bertanya lagi:

          “Apa yang hilang itu, Ayah?”

          Masih sambil membelai anaknya dengan kasih sayang, sang Ayah lalu menjawab:

    “Ternyata yang hilang dari ayah itu adalah:

    – KEKUATIRAN,

    – KEMARAHAN, read more

    Speech about Obey to Our Parents

    Speech about Obey to Our Parents

    Speech about Obey to Our Parents

          When we want to be able to have skill to speech, one of ways to have this is by doing exercising to do speech, of course we have to prepare our topic of what we want to say. For helping you who want to practice, we will share one topic about the material we want to say. It is Speech about Obey to Our Parents. (Also read : Speech about Avoid Using Drugs)

    Let’s go to the topic of Speech about Obey to Our Parents:

    Assalamu’alaikum wr.wb

          All the praise be to Allah the Lord of the universe. Blessing and peace may everlastingly be upon a prophet with no prophet after him, Prophet Muhammad Saw, and upon all of his families and companions.

          Everyone has parents. There is no single person who was born into the world without parents. We all realize that our parents are always covered with sweats, day and night to work hard physically and mentally with everything on their power to strive for their children so that they could live like other children do. Therefore, on this time, allow me to convey about how important to devote to our parents. read more

    Meet Allah in the Judgement Day

    Meet Allah in the Judgement Day

    Meet Allah in the Judgement Day

          In this occasion we will share a poem entitled “Meet Allah in the Judgement Day” to you, our beloved readers. However, the real content of the poem depends on what readers conclude. It means that whatever in our mind is allowable. (Also read : Guide Us to Face New Year)

    Below is the poem Meet Allah in the Judgement Day:

    Allow yourself to stand,

    And when you catch everything you want

    Allow yourself to walk,

    And when you stride ahead your future  

    Allow yourself to dream,

    And when you do dream big

    Allow yourself to learn

    And when you do learn all you can

    Allow yourself to laugh

    And when you do share your laughter

    Allow yourself to set goals

    And when you do reward yourself as you move forward

    Allow yourself to be determined

    And when you do you will find you will succeed

    Allow yourself to believe in yourself

    And when you do you will find self confidence

    Allow yourself to lend a helping hand

    And when you do a hand will help you.

    Allow yourself relaxation

    And when you do you will find new ideas.

    (Also read other poem at : Special Silent Night) read more

    Langkah Kaki di Bumi Allah

    Langkah Kaki di Bumi Allah

    Langkah Kaki di Bumi Allah

          Dibawah ini kami bagikan beberapa kata mutiara penuh hikmah tentang Langkah Kaki di Bumi Allah agar kita termotivasi dalam menjalankan hidup di dunia ini sebagi jalan untuk mendekatkan diri pada Allah, Tuhan yang memberi kita segalanya ini. (Baca juga : Cinta Membawa Inspirasi Hidup)

    Inilah beberapa kata mutiara tentang Langkah Kaki di Bumi Allah:

  • Apapun rintangan dan halangan yang sedang saya hadapi saat ini pasti saya akan jalani sepenuh hati dan lapan dada.
  • Apa yang sedang saya tanam dan saya kerjakan niscaya akan membuahkan hasil yang baik karena saya datang dan bekerja dengan niat yang baik pula.
  • Berusahalah sekuat yang kamu bisa, yakinlah, Tuhan tidak akan berdiam diri.
  • Bersyukurlah untuk apa yg kamu miliki saat ini, karena kamu tak pernah tahu semua itu bisa hilang esok hari.
  • Demi keluarga dan demi cita cita saya maka akan saya kerjakan dengan sepenuh hati.
  • Di dalam hati dan juga langkah kakiku tercipta sebuah impian untuk mewujudkan harapan dari orang yang menanti diriku.
  • Dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, sebagai perantau saya selalu menghormati adat dan istiadat sekitar.
  • Di perantauan sungkan pulang, di rumah enggan berangkat lagi
  • Ibu, walaupun kita berjauhan. Aku berjanji sekuat tenaga akan membahagiakanmu. Doa di setiap sujudmu selalu menyertai setiap langkahku menuju kesuksesan itu.
  • Jangan cuma berandai-andai atau membayangkan sesuatu, lakukanlah, mungkin apa yang kamu lakukan itu akan berakhir bahagia.
  • Kami mungkin punya mental yang jauh lebih kuat dibanding anak yang masih tinggal bersama orang tua. Setiap permasalahan yang ada kami hadapi dengan sendiri dan mandiri.
  • Kegagalan adalah cara Tuhan mengajarkan kamu tentang pantang menyerah, kesabaran, kerja keras dan percaya diri.
  • Kita tidak akan pernah tahu, sebelum kita melakukannya.
  • Ingatlah satu hal, usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasilnya.
  • Merantaulah, agar kau merasakan betapa besarnya rindu akan kampung halamanmu.
  • Merantau akan memberikanmu banyak pengalaman hidup. Pergilah sejauh mungkin, tapi jangan sampai lupa pulang. (Baca juga artikel lain pada : Rumus Pola Bilangan Persegi Panjang)
  • Merantau bukanlah perkara sederhana. Jauh dari orang tua adalah hal yang sangat menyiksa. Namun berbahagialah mereka, semakin jauh dari orang tua, hati mereka justru semakin dekat di sisinya.
  • Mungkin saya sedang jauh dari orang tua dan keluarga namun dengan doa semuanya terasa dekat dan sangat bersahaja.
  • Setiap kesepian yang datang kami lawan dengan ketegaran yang hebat. Bila rindu mengetuk hati, kadang hanya tangis yang kami tahan setiap malam.
  • Tiap langkah kakiku berpijak ada sebuah harapan yang ditanam oleh orang-orang yang sangat mencintai dan merindukan diriku ini, oleh sebab itu saya tidak boleh gagal.
  • read more

    Tersenyum Ketika Ujian Menyapa

    Tersenyum Ketika Ujian Menyapa

    Tersenyum Ketika Ujian Menyapa

          Setiap orang, siapapun dia pasti akan mengalami kesulitan, baik itu konglomerat atau melarat, golongan teras atau yang tidur di teras, artis atau pengemis, semua pasti mengalami kesulitan karena kesulitan pasti menyertai hidup yang selalu diuji. (baca juga : Ketika Aku Jarang Melihat Diriku)

          Tinggal bagaimana kita menghadapi ujian berupa kesulitan ini. Ketika hati sudah tidak tertanggung derita dan bibir masih sempat mengukir tawa, alangkah indahnya. Dia sembunyikan segala rasa dan untuk dicurahkan hanya kepada Allah satu-satunya. Karena menampakkan kemuraman wajah di hadapan manusia tidak akan menyelesaikan apa-apa. Mungkin kita akan memperoleh simpati tetapi selebihnya hanya Allah yang tahu jalan penyelesaiannya.

          Ketika ditimpa bencana, tersenyumlah karena ujian adalah tanda kasih sayang Allah. Allah tidak akan membiarkan manusia yang disayangNya terlena dalam kenikmatan sehingga melupakan DIA.

          Cobalah kita bandingkan ketika kita dalam kegembiraan dengan kita yang dalam kesakitan/kesedihan, berapa lama waktu yang sempat kita habiskan di atas tikar sejadah? Kebanyakan kita terlalu mudah lupa ketika dalam kegembiraan, dan hanya tersentak apabila Allah mengetuk kita dengan kegundahan dan masalah. read more

    Diriku Hanya Rindu

    Diriku Hanya Rindu

    Diriku Hanya Rindu

          Dibawah ini kami bagikan catatan kecil tentang Diriku Hanya Rindu sebagai nasehat bagi adik adik para remaja agar dapat mengendalikan diri untuk tidak berharap pada lawan jenisnya menjadi calon suami atau istrinya kelak, karena jodoh ada ditangan-NYA. (baca juga : Sepucuk Surat dari Seorang Ayah)

          Ketika seorang penyair mengalami kegundahan, hampir dapat dipastikan dia akan mampu untuk mengungkapkan kegundahannya melalui syair, sedangkan aku hanya mampu mengungkapkan kegundahanku melalui linangan air mataku.

          Aku merindu akan dirimu, namun kadang aku takut jika rinduku pada-Nya tak lebih besar lagi jika aku terus merindu akan dirimu. Maka air mata ini menjadi tangis rindu serta do’a untuk yang terbaik bagimu yang kurindu.

          Ya Rabb, jika memang ia tidak KAU pilihkan untukku nantinya, biarlah ia disana dan aku disini. Biarlah terhijab oleh jarak ini, biarlah terhijab oleh malu ini. Rabb, hatiku benar-benar berharap penjagaan-Mu.

         Manalah yang lebih kupilih selain menjaga kebaikan keduanya. Memang terasa berat dengan sedikit memudarkan lamunan. Memang terasa sedikit menyayat hati ketika mencoba menghapus kerinduan. Namun itulah pilihan. Namun itulah jalan. Kupilih karena aku mencintaimu. read more