Puisi dan Lagu tentang Ayah

Puisi dan Lagu tentang Ayah

        Puisi dan Lagu tentang Ayah. Ayah adalah sesosok laki-laki yang patut untuk dikagumi sifat, sikap, dan perbuatannya. Ayah memiliki tanggungjawab besar untuk keluarga dan kasih sayangnya tidak perlu diragukan karena setara dan terkadang mungkin lebih besar daripada ibu. Seperti kata orang, ibu memiliki kasih sayang yang besar pada anak karena ibu yang melahirkan dan mengasuh anak. Tapi, kasih sayang ayah juga sangat besar. Fitrah ayah yang tak mampu seperti ibu yang dapat melahirkan, sehingga membuat kasih sayang ayah akan lebih besar dan dalam. Karena adakalanya ayah iri melihat anak-anak lebih dekat dengan ibunya. Oleh karena itu, semaksimal mungkin ayah akan memenuhi permintaan dan kebutuhan keluarga terutama untuk anak-anaknya. Kebahagiaan anggota keluarga adalah kebahagiaan dirinya. Itulah gambaran seorang ayah.

     Sifat ayah pada dasarnya adalah mengayomi, bertanggungjawab dan berusaha membuat anggota keluarga senang dan bahagia. Pendidikan, pengetahuan dan pendapatan yang rendah tidak akan menghalangi munculnya sifat alami tersebut pada sosok ayah. Mungkin ayah pernah marah atau memukul anak-anaknya, tapi percayalah bahwa hal tersebut merupakan bentuk kasih sayangnya. Ayah berharap anak-anaknya menjadi seorang manusia yang tidak rapuh, tidak nakal/menyalahi aturan, kuat, bertanggungjawab, dan menjadi manusia yang mandiri dalam menjalani proses kehidupan yang panjang dan berliku. Proses tersebut membutuhkan banyak bekal diantaranya sifat-sifat yang diajarkan ayah sewaktu kecil dengan memarahi atau memberi kasih sayang. Pernahkah kita berfikir betaba besar dan banyaknya pengorbanan ayah kita? Dan pernahkah kita berpikir juga untuk membalas semuai itu.???

        Dibawah ini ada sebuah lirik dan lagu karya dari Rinto Harahap yang menggambarkan kerinduan seorang anak kepada ayahnya

Sedangkan Puisi yang berupa Lirik atau syair lagu “Ayah” adalah dibawah ini.

Di mana … akan kucari

Aku menangis, seorang diri

Hatiku, slalu ingin bertemu

Untukmu, aku bernyanyi

Untuk ayah tercinta

Aku ingin bernyanyi

Walau air mata di pipiku

Ayah dengarkanlah

Aku ingin berjumpa

Walau hanya dalam mimpi

Lihatlah .. hari berganti

Namun tiada seindah dulu

Datanglah, aku ingin bertemu

Denganmu, aku bernyanyi

Untuk ayah tercinta

Aku ingin bernyanyi

Walau air mata di pipiku

Ayah dengarkanlah

Aku ingin berjumpa

Walau hanya dalam mimpi

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *