Nasehat Ulama yang Bijaksana

Nasehat Ulama yang Bijaksana

Nasehat Ulama yang Bijaksana

      Dalam suatu perjalanan, seorang ulama bertemu dengan pemuda paruh baya yang sedang duduk termenung. Maka dihampirinya sang pemuda paruh baya tersebut sembari menyapa: (baca juga : Aku Berada pada Titik Nol)

Ulama: “Assalamu’alaikum.”

Pemuda: “Wa’alaikumussalam. Oh, Abah Kyai. Maaf saya tidak tahu.”

Ulama: “Tidak apa-apa, anak muda. Mengapa engkau tampak muram dan sedih?”

Pemuda: “Saya merasa bingung, Abah Kyai. Mengapa saya miskin terus ?”

Ulama: “Miskin? Engaku bilang miskin? Bukankah kamu sangat kaya?”

Pemuda: “Abah Kyai, gimana bisa Anda katakan kalau saya kaya? Padahal saya tidak punya apa-apa selain pakaian yang saya kenakan ini. Lalu dari mana anda menilai kalua saya ini kaya?”

Ulama: “Kalau sekarang engkau kehilangan satu jari tanganmu, sebagai gantinya aku beri 25 juta, apa kamu mau?”

Pemuda: “Hmm.. Tidak mau”

Ulama: “Jikalau kamu kehilangan sebelah lenganmu, aku beri 500 juta, mau ?”

Pemuda: “Hmm.. Saya tidak mau”

Ulama: “Kalo sepasang matamu buta, aku beri 10 milliar, mau ?”

Pemuda: “Tidak mau”

Ulama: “Kalau engkau tiba-tiba dijadikan orang kakek berumur 80 tahun sakit-sakitan, aku beri 100 milliar, mau?”

Pemuda: “Ngga mau”

Ulama: “Kalau sekarang engkau langsung meninggal, aku beri kamu 1 Trilliun, mau?”

Pemuda: “Saya Nggak mau, Abah Kyai”

Ulama: “Hehehe.. Berarti benar kan kalo kamu sudah memiliki kekayaan tak terhingga ? Di dalam hatimu, kenapa masih mengeluh miskin ?”

Pemuda paruh baya itu tiba-tiba speechless tanpa kata-kata dan tiba-tiba mengerti apa sebenarnya arti KEKAYAAN.

Karena HIDUP adalah WAKTU yang dipinjamkan.

HARTA adalah ANUGERAH yang dipercayakan…

BERSYUKUR atas Nafas yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas tubuh yang masih kita miliki.

BERSYUKUR atas Kesehatan yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas Keluarga yang masih kita miliki,

BERSYUKUR atas Teman & Sahabat yang masih kita miliki

BERSYUKUR atas Pekerjaan yang masih kita miliki

*Mari kita sadari bahwa kita selalu DIBERI YANG TERBAIK…*

BERSYUKUR…. BERSYUKUR…. DAN BERSYUKUR.

Wallahu a’lam bish-shawab

      Itulah postingan kami berupa kisah renungan tentang Nasehat Ulama yang Bijaksana yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Nasehat Ulama yang Bijaksana diatas dapat bermanfaat bagi kita, terutama kami sendiri. (lihat juga artikel lain pada : Berkelana Menuju Dermaga Akhir)

3 thoughts to “Nasehat Ulama yang Bijaksana”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *