Makna Persaudaraan yang Tulus

Makna Persaudaraan yang Tulus

Makna Persaudaraan yang Tulus

Makna Persaudaraan yang Tulus

       Terdapat satu keluarga petani yang damai dan sejahtera. Mereka terdiri dari suami-istri beserta dua anak laki-lakinya. Namun pada suatu hari sang ayah meninggal dunia, kemudian beberapa minggu kemudian si ibu juga meninggal dunia. Sepeninggal kedua orang tuanya, saudara kakak beradik tersebut meneruskan kehidupan Bersama dengan menggarap tanah pertanian yang mereka miliki. (Baca juga : Langkah Hidup Belajar Dari Alam)

       Beberapa bulan kemudian Sang kakak telah berkeluarga. Setelah menikah sang kakak membangun rumah yang tidak jauh dari rumah orang tuanya yang ditempati sang adik yang masih melajang. Sang kakak kemudian dikaruniai 3 orang anak.

       Kakak beradik tersebut tetap menggarap satu lahan berdua dan ketika panen, hasilnya mereka bagi sama rata.

       Disuatu malam setelah panen, si adik duduk sendiri dan berfikir. “Pembagian ini sungguh tidak adil, seharusnya kakakku lah yang mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya.”

       Maka dimalam yang sunyi itu diam-diam dia menggotong satu karung padi miliknya dan meletakkanya dilumbung padi milik kakaknya. (Baca juga artikel lain pada : Jiwa Raga Bangkit Menyambut Cahaya)

       Ditempat yang lain, sang kakak juga berfikir, “Pembagian ini adil jika adikku mendapat bagian yang lebih banyak, karena ia hidup sendiri, jika terjadi apa-apa dengannya tak ada yang mengurus, sedangkan aku ada anak dan istri yang kelak merawatku.”

       Maka sang kakak pun bergegas mengambil satu karung dari lumbungnya dan mengantarkan dengan diam-diam ke lumbung milik sang adik.

       Kejadian ini terjadi bertahun-tahun.

       Dalam benak mereka ada tanda tanya, kenapa lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski telah menguranginya setiap kali panen?

       Hingga disuatu malam yg lengang setelah panen, mrk berdua bertemu ditengah jalan. Masing-masing mereka menggotong satu karung padi. Tanda tanya dalam benak mereka terjawab sudah, seketika itu juga mereka saling memeluk erat, mrk sungguh terharu berurai air mata menyadari betapa mereka saling menyayangi. Mereka menyadari Makna Persaudaraan yang Tulus. (Baca juga artikel lain pada : Malam Sunyi Membawa Mimpi Indah )

       Beginilah seharusnya kita bersaudara…👨‍❤‍👨🙏

       Jangan biarkan Harta menjadi pemicu permusuhan melainkan menjadi perekat yang teramat kuat diantara saudara.

       Allah telah menanamkan cinta pada hati mereka yang mau lelah memikirkan nasib saudara-saudara mereka.

       Allah tidak akan membiarkan kita kekurangan jika kita selalu berusaha mencukupi kehidupan orang lain.

       Allah tidak akan menyusahkan kita yang selalu berusaha membahagiakan orang lain…!

       Itulah postingan cerita tentang Makna Persaudaraan yang Tulus yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Makna Persaudaraan yang Tulus  diatas dapat menjadi renungan bagi kita agar kita dapat belajar dan mengerti arti sebuah Persaudaraan, baik dalam Keluarga, ditengah Masyarakat maupun dalam Pertemanan. (Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda tentang Operasi Hitung Aljabar)

1 thought on “Makna Persaudaraan yang Tulus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *