Dibalik Derita Orang Baik

Dibalik Derita Orang Baik

Dibalik Derita Orang Baik

      Kita sering mendengar atau bahkan kita sendiri kadang mengeluh ketika orang sudah melakukan kebaikan-kebaikan yang sudah sesuai dengan ajaran malah banyak mendapat musibah ataupun ujian yang tidak sesuai dengan harapan maupun keinginan. Penderitaan dari musibah tersebut kadang menjadikan orang yang telah berbuat baik seolah menjadi putus asa. (Baca juga : Kertas Kehidupan Manusia)

      Berkaitan dengan hal tersebut diatas maka dalam postingan ini kami ingin membagikan pertanyaan-pertanyaan yang muncul beserta hikmah Dibalik Derita Orang Baik agar menjadikan renungan bagi kita agar selalu berbuat baik walaupun kelihatan seolah yang kita lakukan tersebut malah menimbulkan hal yang kurang sesuai dengan harapan kita.

Berikut ini adalah pertanyaan dan hikmah Dibalik Derita Orang Baik:

Mengapa Orang Baik Sering Tersakiti?

Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam ruang kebahagiaannya, ia tak menyediakan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.

Mengapa Orang Baik Kerap Tertipu?

Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tak menyisahkan sedikitpun prasangka buruk bahwa orang yang dia pandang penyayang mampu mengkhianatinya.

Mengapa Orang Baik Sering  Dinista?

Karena orang baik tak pernah mau membalas. Dia hanya menerima, meski bukan dia yang memulai perkara. (Baca juga artikellain pada : Rasane Kopi Luwak Tiruan)

Mengapa Orang Baik Sering Meneteskan Air Mata?

Karena orang baik tidak ingin membagi kesedihannya. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, dan percaya bahwa suatu saat Allah SWT akan mengganti kesabarannya. 

Mengapa Orang Baik Sering Kalah?

Karena orang baik tidak ambisius menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan.

Mengapa Orang Baik Dicederai?

Karena orang baik sering berani mengungkapkan isi hatinya yang sebenarnya sehingga sering menjengkelkan penguasa yang dzalim..

Mengapa Orang Baik Sering Disingkirkan?

Karena orang baik dalam sistem yang buruk memang tidak mendapat tempat dan hanya boleh berada dipinggir.

Apa Berarti Menjadi Orang Baik Itu Rugi Dan Sia – Sia?

Tidak. Sama sekali tidak rugi atau sia-sia, maka tetaplah jadi orang baik. Karena ukuran sukses dan bahagia didunia ini relatif. Orang baik pasti sukses dan bahagia.

Orang baik harus tetap berjuang utk perbaikan sistem pendidikan, pesantren, negara, perbaikan nilai-nilai kehidupan dan pranata sosial agar kehidupan di dunia ini tetap harmoni terjaga dari kehancuran.

Orang baik tak pernah membenci yang melukainya. Karena orang baik selalu memandang bahwa di atas semuanya, Allah-lah hakikatnya. Jika Tuhan menghendakinya, siapapun tidak akan mampu mendebat atau melawan kehendak-NYA. (Baca juga artikellain pada : Wanita Apa Adanya)

Itulah sebabnya orang baik tak memiliki ruang dendam dalam kalbu dan hati sanubarinya ..

“Jika engkau buka ruang-ruang di hati orang baik, maka akan engkau temukan banyak ihsan, doa, tali persaudaraan dan cinta kasih sayang yang dimilikinya.”

Wallahu a’lam bish-shawab

      Itulah postingan tentang Dibalik Derita Orang Baik yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Dibalik Derita Orang Baik diatas dapat menjadi renungan kita sehingga kita dapat mengambil hikmah Dibalik Derita Orang Baik dan kita dimampukan untuk melakukan kebeikan-kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. (Baca juga artikellain pada : Soal Pilihan Ganda tentang Ejaan Yang Disempurnakan)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *