Humor

Menunaikan Wasiat Istri

Menunaikan Wasiat Istri

Menunaikan Wasiat Istri

Menunaikan Wasiat Istri

      Pada suatu hari Disuatu perkampungan telah meninggal dunia istri Paijo. Para tetangga, kerabat, saudara paijo berkumpul di rumah dan sekitarnya untuk melayat sebagai tanda penghormatan terakhir kepada almarhumah.  (Baca juga : Mengapa Aku Dilarang Berhijab)

      Di tengah para pelayat, tiba-tiba Paijo melangkahi jenazah istrinya berulang ulang. Tentu saja ulah Paijo ini kontan membuat para pelayat pun heran dan kaget setengah mati. Sebagian lagi merasa kasihan terhadap Paijo yang belum siap ditinggal oleh istrinya. (Baca juga artikel lain pada : Pena Penyemangat Hadiah Dari Ayah)

      “Astaghfirullah.!! Paijo, kenapa kamu melakukan ini semua..?!”, teriak seorang pelayat.

      “Yang sabar, Paijo!!!” teriak pelayat lainnya.

      Disambung dengan yang lain, “Paijo ingaatt…, istighfar Paijo..!! Yang tabah, Jo .!”.

      “Itu sudah ketentuan takdir…, Mohon direlakan ya Paijo.!!”, teriak yang lain… (Baca juga artikel lain pada : Pitutur Becik Supoyo Urip Ayem Tentrem) read more

Mantra Jawa Sangat Manjur

Mantra Jawa Sangat Manjur

Mantra Jawa Sangat Manjur

Mantra Jawa Sangat Manjur

      Ada seorang anak laki-laki Flores yang berusia 12 tahun, namanya Cornelius. Suatu hari Cornelius berlari lari menemui Pak Purnomo guru pada Sekolah di daerah pedalaman Flores. (Baca juga : Penjual Banyak Tanya)

      Cornelius meminta Pak Purnomo untuk datang kerumahnya untuk mengobati anjingnya yang sedang sekarat. Pak Purnomo yang berasal dari Solo (Jawa Tengah) tersenyum dan bersedia untuk datang ke rumah Cornelius.

      Mereka berdua langsung menuju rumah Cornelius. Setelah sampai di rumah Cornelius, Pak Purnomo melihat anjing tersebut dalam keadaan sekarat. Pak Purnomo yang asli Solo itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing dan berkata dalam bahasa Jawa, (Baca juga artikel lain pada : Asa di Bulan Puasa)

      “Su, asu ( njing, anjing ), nek kowe arep mati, yo mati-ò. (kalau kamu mau mati, ya mati saja)”.

       “Nek arep urip, yo waras-ò (kalau mau hidup, ya sembuhlah)”.

      Cornelius yang tidak bisa bahasa Jawa berpikir bahwa Pak Purnomo menggunakan mantra bahasa Latin yang mengandung magis. Diam-diam Cornelius menghafalkan kata-kata yang dia kira adalah mantra / doa itu. read more

Terima Rapot Dapat Hadiah Sepeda

Terima Rapot Dapat Hadiah Sepeda

Terima Rapot Dapat Hadiah Sepeda

Terima Rapot Dapat Hadiah Sepeda

Suatu pagi ketika Paijo pamit sekolah ke ibu dan ayahnya,

Paijo : ” Pak, nanti pada waktu liburan setelah penerimaan rapot, saya dibelikan sepeda ya ?”.

Ayah Paijo : ” Ya, tapi rapot sekolahmu harus ada angka Sembilan lho ya Jo !, cukup tiga saja, tidak usah semuanya.” (Baca juga : Hindari makan daging dan Seafood)

Setelah pulang dari sekolah dengan membawa rapot, Paijo menemui ayahnya.

Paijo : ” Pak, rapot saya ada angka sembilannya, jumlahnya tiga. Sepedanya manai pak ?”

Ayah Paijo : ” Naaah begitu dooong. Itu baru namanya anakku yang pintar sekolahnya. Ayo ke toko sepeda. Rapotnya letakkan dulu diatas meja.” (Baca juga artikel lain pada : Hubungan Orangtua Dan Anak di Kampung Akhirat)

(Setelah dari toko sepeda)

Ayah Paijo : “Rapotnya mana, Jo ?”

“Saya letakkan diatas TV, Pak “. Kata Paijo sambal mencoba menaiki sepeda barunya.

Setelah ayah Paijo mengambil Rapot dari atas TV dan membuka rapot Paijo tersebut :

  • Pendidikan Agama             : 6
  • Pend. Kewarganegaraan   : 6
  • Bahasa Indonesia               : 5
  • Matematika                         : 4
  • IPA                                        : 4
  • IPS                                        : 5
  • Penjas                                  : 6
  • Seni Budaya                       :  5
  • Prakarya                             : 5

– Sakit.             :   9 read more

Penjual Banyak Tanya

Penjual Banyak Tanya

Penjual Banyak Tanya

Penjual Banyak Tanya

      Pada suatu hari di toko bangunan, Paijo ingin membeli paku. Dia dilayani oleh gadis pelayan toko sebagai penjual, sehingga terjadi percakapan sebagaimana berikut ini: (Baca juga : Curhat Antara Ayam dan Sapi)

Paijo : Mbak, …. Mau beli paku.

Penjual : Paku besi apa paku beton, Mas?

Paijo : Paku beton, Mbak.

Penjual : Lagi habis mas, adanya paku besi.

Paijo : Ya udah, …. Paku besi aja gak apa-apa.

(Baca juga artikel lain pada : Ulurkan Tanganmu Wahai Istriku)

Penjual : Yang besar, sedang atau yang kecil?

Paijo : Yang sedang aja, mbak.

Penjual : Habis, mas.

Paijo : Kalua begitu yang kecil aja mbak.

Penjual : Yang kecil kita gak jual, mas.

Paijo : Ya udah, …. Yang besar aja )udah mulai kesal)

Penjual : Mau brapa kilo, mas?

(Baca juga artikel lain pada : I Leave My Heart In Lebanon Seri 1)

Paijo : Dua kilo, mbak!!!!?? (bete abis)

Penjual : Dibungkus ya, mas??

Paijo (gusar) : Kagak, Mbak…!!!! Makan disini  ,,,,!!!!????

      Itulah cerita humor tentang Penjual Banyak Tanya yang kami bagikan kali ini. Semoga cerita humor diatas dapat menjadi sarana untuk menghibur kita sehingga dapat meng-cooling down fikiran kita. (Baca juga artikel lain pada : Soal Materi Iman kepada Qada dan Qadar) read more

Mengapa Aku Dilarang Berhijab

Mengapa Aku Dilarang Berhijab

Mengapa Aku Dilarang Berhijab

Mengapa Aku Dilarang Berhijab

      Daripada kita mendengar berita – berita dari media cetak atau media elektronik tentang politik, ekonomi, terorisme atau hal lain yang menimbulkan kita ngeri, bingung, marah yang berkecamuk atau parasaan lainnya, marilah kita sejenak berpaling dari hal tersebut dan membaca postingan kami berikut ini yang kami beri judul Mengapa Aku Dilarang Berhijab (Baca juga : Buaya Merayap di Dinding)

Inilah postingan kami Mengapa Aku Dilarang Berhijab :

Suatu hari seorang ayah marah besar ketika melihat anaknya memakai hijab dan pakaian muslimah..

Ayah : “Buka dan buang pakaian,itu.!!!Ayah benci melihat engkau memakainya.”

Namun dengan tegas dan lantang sang anak menjawabnya..!!

Anak : “Ayah, Sebagai seorang muslim seharusnya ayah senang melihat anknya memakai hijab dan menutup aurat, tapi kenapa ayah malah begitu benci dengan pakaian ini? Bukankah ini perintah agama kita.?? (Baca juga artikel lain pada : Semangat Penuh Rasa Optimis)

Ayah : “Tidak ada alasan..!!! Kalau kamu masih memakai pakaian itu, silahkan pergi dari rumah ini, aku tidak sudi melihatmu mengenakan pakaian itu,,!! Tanggalkan pakaian itu atau pergi kau sekarang juga… ! read more

Buaya Merayap di Dinding

Buaya Merayap di Dinding

Buaya Merayap di Dinding

Buaya Merayap di Dinding

      Pada suatu hari dalam proses belajar mengaja di ruang kelas 6 sekolah Dasar pada mata pelajaran Seni Budaya, Pak Budi (Guru Seni Budaya) meminta para siswa untuk menyanyi secara bergiliran di depan kelas. Setelah beberapa siswa tampil di depan kelas, kini giliran PAIJO yang harus menyanyi di depan kelas. (Baca juga : Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya)

Kerena merasa malu, PAIJO mulai menyanyi tapi dengan suara pelan.

Paijo  : “Cicak cicak di dinding“

PAK GURU : “ Paijo, tolong besarkan sedikit !!“

Paijo  : “Tokek – tokek di dinding” (Baca juga artikel lain pada : Nasib Duwe Bojo Guru Jaman Now)

PAK GURU (agak marah karena belum begitu mendengar): “ Besarkan sedikit lagi !!!!“

Paijo  : “ Nyambik – nyambik di dinding“

PAK GURU (tambah marah): “PAIJO… !!! lebih buuesar lagi,,,,!!!

Paijo : “Bajul – Bajul di dinding” (Baca juga artikel lain pada : Kejujuran Mudah Diucapkan Sulit Dilakukan)

PAK GURU (bersuara keras) : “JOOOO,,,,!!! Stop nyanyi dan kembalilah ke tempat dudukmu kalau begituuuuu!!! Yang dibesarkan itu suaramu, bukan hewanyaaaaaa …!!! read more

Hindari makan daging dan Seafood

Hindari makan daging dan Seafood

Hindari makan daging dan Seafood

Hindari makan daging dan Seafood

      Pada suatu ketika Gareng ingin konsultasi tentang kesehatannya karena badannya terlalu kurus. Maka dia memutuskan pergi ke ahli pengobatan tradisional Cina untuk berkonsultasi tentang keadaan tubuhnya yang kurus tersebut. (Baca juga : Bolehkah Pria Tua Menikahi Gadis Yang Masih Kuliah)

      Ketika Gareng tiba di tempat praktek sang ahli pengobatan cina tersebut, Gareng menceritakan semua pribadinya, termasuk pekerjaan, status dan tak lupa juga kebiasaan makannya. Setelah sang Ahli pengobatan itumendengarkan dengan seksama,semua perkataan Gareng, termasuk pekerjaan di, Sang tabib pun memberi nasehat seperti berikut : 

“Lu olang mesti banyak-banyak olah laga, istilahat yang cukup, ya.
Jangan minum kopi telus, banyakin minum ail putih hangat. (Baca juga artikel lain pada : Impian Tak Terbatas Oleh Ruang Dan Waktu)

Jangan kelja naik mobil.
Jangan juga naik taksi, baik yang biasa maupun yang online.
Lu naik angkot aja.
Lebih bagus lagi lu jalan kaki. read more

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

Miris Anak Berzina Dengan Ibu Kandungnya

MIRIS, ANAK BERZINA DENGAN IBU KANDUNGNYA

Nurdiono dot com – Demi menyalurkan hasrat birahinya, AK (16) tega menghamili IK (38) yang merupakan ibu kandungnya sendiri. Perbuatan keji ini dia lakukan di rumahnya yang hanya ditinggali oleh mereka berdua. Setahu warga, IK telah lama menjanda, selain itu, penampilannya yang seringkali menampakkan auratnya diduga sebagai penyebab memancing gairah anaknya yang sedang mengalami masa puber. “Beberapa bulan yang lalu, saya tidak sengaja melihat mereka sedang berbuat mesum di rumahnya pada siang hari.” ujar Paijo pada seorang warga. (Baca juga : Doraemon Pindah Suku)

      Mereka memang tergolong keluarga miskin dan tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Untuk makan sehari-hari, ibu dan anak ini harus menunggu uluran tangan Paijo, tetangganya. Selain Paijo, tidak ada yang peduli mereka berdua. Mungkin karena selama ini mereka berdua tidak pernah bergaul dengan warga sekitar. Terlebih, selama IK hamil, mereka berdua jarang keluar rumah. Bahkan, sejak kecil AK belum pernah bersekolah karena terbatasnya biaya. (Baca juga artikel lain pada : Dimana Aku Harus Mencari) read more

Bolehkah Pria Tua Menikahi Gadis Yang Masih Kuliah

Bolehkah Pria Tua Menikahi Gadis Yang Masih Kuliah

Bolehkah Pria Tua Menikahi Gadis Yang Masih Kuliah

Bolehkah Pria Tua Menikahi Gadis Yang Masih Kuliah

      Pada suatu hari terjadi Tanya jawab antara seorang lelaki (sebut saja namanya Paijo) dengan seorang Ustadz. Paijo ingin menanyakan tentang pernikahan. Tanya jawabnya adalah sebagai berikut. (baca juga : Diam Pun Dapat Membatalkan Puasa)

Paijo : “Pa Ustadz, Saaya mau Tanya. Gimana menurut Pak Ustadz tentang pria tua yang usianya diatas 50 tahun yang ingin mengawini gadis yang masih Kuliah ???.. Bolehkah, Pak Ustadz???”

Pak Ustadz : “Rasanya kurang pantas dan tidak elok bila melihat lelaki sudah berumur 50 tahun lebih, menikahi Gadis Yang Masih Kuliah….” (Baca juga artikel lain pada : Soal tentang Operasi Hitung Aljabar)

Paijo : “ Lho, kenapa Pak Ustadz?? Alasannya apa Pak ?.. 😳😳

Pak Ustadz : “Ya itu namanya keterlaluan. Ya setidaknya Tunggulah Sampai Si Gadis itu selesai dan Pulang dari Kuliah….. “ (Baca juga artikel lain pada : Kesan Indah Pandangan Pertama)

Paijo : ???… 😄😄😄 …??? (Garuk-garuk kepala) read more

Doraemon Pindah Suku

Doraemon Pindah Suku

Doraemon Pindah Suku

Doraemon Pindah Suku

      Tahukah anda tentang Doraemon yang pernah menjadi salah satu film / sinetron kartun di salah satu televisi swasta yang menjadi favorit bagi anak-anak Indonesia?? Ternyata DORAEMON itu KUCING asli dari Jawa lho, nama aslinya adalah DORAEMAN : yang artinya TIDAK ADA yang SAYANG….., dan karena merasa di Jawa sudah tidak ada yang menyayangi makanya dia pergi ke Negeri Jepang…. Ya akhirnya Doraemon Pindah Suku di Jepang. (Baca juga : Pertengkaran Suami Istri Orang Jepang)

      Nah, yang lebih mengherankan lagi ternyata di Jawa DORAEMAN sebenarnya juga punya banyak saudara dan teman yang masing-masing nama sesuai dengan karakternya masing-masing, seperti dibawah ini :

  • ☞ Yang tidak punya tata krama (unggah ungguh) namanya DORADUGO.
  • ☞ Yang bodoh namanya DORAMUDENG.
  • ☞ Yang minggat / kabur namanya DORABALI.
  • ☞ Yang suka keluyuran namanya DORAMULIH.
  • ☞ Baca juga artikel lain pada : Pituduh Becik Saka Para Leluhur
  • ☞ Yang sudah tidak mau bermain namanya DORAMAIN.
  • ☞ Yang sudah tidak merindukan lagi namanya DORAKANGEN.
  • ☞ Yang suka begadang namanya DORATURU.
  • ☞ Yang suka ngawur dalam bicara namanya DORANGGENAH.
  • ☞ Yang pikun namanya DORAELING.
  • ☞ Yang sering gatelen namanya DORAADUS.
  • ☞ Yang suka omong namanya DORAMENENG.
  • ☞ Yang suka berantem namanya DORAAKUR.
  • ☞ Yang kelaparan namanya DORAMANGAN.
  • ☞ Yang mengulang ulang perbuatan kurang baik namanya DORAKAPOK.
  • ☞ Yang tidak kelaparan namanya DORALUWE.
  • ☞ Baca juga artikel lain pada : Tetes Air Mata Mengiringi Kepergian Ayah
  • ☞ Yang tidak memenuhi undangan namanya DORAMORO
  • ☞ Yang suka nya gratisan namanya DORABAYAR
  • ☞ Yang baca TULISAN ini sambil senyum senyum sendiri namanya DORAWARAS.
  • ☞ Yang nggak pada ketawa namanya DORAPAHAM.

Nek moco iki nanging iseh mumet jenenge DORADUWEDUWIT… Ora usah nesu, ayo podho ngguyu!!!! 😝😁😁🤣🤣🤣

      Itulah postingan cerita humor tentang Doraemon Pindah Suku yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini. Kami mohon maaf karena asal usul asli DORAEMON kami tidak tahu. Postingan diatas hanya sekedar hiburan saja. Cerita humor diatas hanya fiktif belaka. Semoga postingan diatas bermanfaat. (Baca juga artikel lain pada : Soal Pilihan Ganda tentang Zakat) read more