Alternatif Bentuk Butir Soal HOTS

Alternatif Bentuk Butir Soal HOTS

Alternatif Bentuk Butir Soal HOTS

Alternatif Bentuk Butir Soal HOTS

       Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa Soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) merupakan instrumen pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, yaitu kemampuan berpikir yang tidak sekadar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite).

       Maka untuk menuliskan Bentuk-bentuk soal HOTS yang beragam dalam sebuah perangkat tes (soal-soal HOTS) sebagaimana yang digunakan dalam PISA yang bertujuan agar dapat memberikan informasi yang lebih rinci dan menyeluruh tentang kemampuan peserta tes, dapat menggunakan beberapa alternatif bentuk soal yang dapat digunakan untuk menulis butir soal HOTS. (Baca juga : Method to Motivate Student in Learning Process)

Berikut ini beberapa alternatif bentuk soal yang dapat digunakan untuk menulis butir soal HOTS

(yang digunakan pada model pengujian PISA), yaitu:

A.  Pilihan ganda

       Pada umumnya soal-soal HOTS menggunakan stimulus yang bersumber pada situasi nyata. Soal pilihan ganda terdiri dari pokok soal (stem) dan pilihan jawaban (option). Pilihan jawaban terdiri atas kunci jawaban dan pengecoh (distractor). Kunci jawaban ialah jawaban yang benar atau paling benar.Pengecoh merupakan jawaban yang tidak benar, namun memungkinkan seseorang terkecoh untuk memilihnya apabila tidak menguasai bahannya/materi pelajarannya dengan baik.Jawaban yang diharapkan (kunci jawaban), umumnya tidak termuat secara eksplisit dalam stimulus atau bacaan. Peserta didik diminta untuk menemukan jawaban soal yang terkait dengan stimulus/bacaan menggunakan konsep-konsep pengetahuan yang dimiliki serta menggunakan logika/penalaran. Jawaban yang benar diberikan skor 1, dan jawaban yang salah diberikan skor 0.

B.  Pilihan ganda kompleks (benar/salah, atau ya/tidak)

       Soal bentuk pilihan ganda kompleks bertujuan untuk menguji pemahaman peserta didik terhadap suatu masalah secara komprehensif yang terkait antara pernyataan satu dengan yang lainnya. Sebagaimana soal pilihan ganda biasa, soal-soal HOTS yang berbentukpilihan ganda kompleks juga memuat stimulus yang bersumber pada situasi kontekstual. Peserta didik diberikan beberapa pernyataan yang terkait dengan stilmulus/bacaan, lalu peserta didik diminta memilih benar/salah atau ya/tidak. Pernyataan-pernyataan yang diberikan tersebut terkait antara satu dengan yang lainnya. Susunan pernyataan benar dan pernyataan salah agar diacak secara random, tidak sistematis mengikuti pola tertentu. Susunan yang terpola sistematis dapat memberi petunjuk kepada jawaban yang benar. Apabila peserta didik menjawab benar pada semua pernyataan yang diberikan diberikan skor 1 atau apabila terdapat kesalahan pada salah satu pernyataan maka diberi skor 0. (Baca juga artikel lain pada : Sejarah Singkat Negara Kamboja)

C.  Isian singkat atau melengkapi

       Soal isian singkat atau melengkapi adalah soal yang menuntut peserta tes untuk mengisi jawaban singkat dengan cara mengisi kata, frase, angka, atau simbol. Karakteristik soal isian singkat atau melengkapi adalah sebagai berikut.

  1. Bagian kalimat yang harus dilengkapi sebaiknya hanya satu bagian dalam ratio butir soal, dan paling banyak dua bagian supaya tidak membingungkan siswa.
  2. Jawaban yang dituntut oleh soal harus singkat dan pasti yaitu berupa kata, frase, angka, simbol, tempat, atau waktu.

Jawaban yang benar diberikan skor 1, dan jawaban yang salah diberikan skor 0.

D.  Jawaban singkat atau pendek

       Soal dengan bentuk jawaban singkat atau pendek adalah soal yang jawabannya berupa kata, kalimat pendek, atau frase terhadap suatu pertanyaan. Karakteristik soal jawaban singkat adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan kalimat pertanyaan langsung atau kalimat perintah;
  2. Pertanyaan atau perintah harus jelas, agar mendapat jawaban yang singkat;
  3. Panjang kata atau kalimat yang harus dijawab oleh siswa pada semua soal diusahakan relatif sama;
  4. Hindari penggunaan kata, kalimat, atau frase yang diambil langsung dari buku teks, sebab akan mendorong siswa untuk sekadar mengingat atau menghafal apa yang tertulis dibuku.

Setiap langkah/kata kunci yang dijawab benar diberikan skor 1, dan jawaban yang salah diberikan skor 0. (Baca juga artikel lain pada : Kumpulan Lagu Merdu Persembahan untuk Ibu)

E.  Uraian

       Soal bentuk uraian adalah suatu soal yang jawabannya menuntut siswa untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut menggunakan kalimatnya sendiri dalam bentuk tertulis.

       Dalam menulis soal bentuk uraian, penulis soal harus mempunyai gambaran tentang ruang lingkup materi yang ditanyakan dan lingkup jawaban yang diharapkan, kedalaman dan panjang jawaban, atau rincian jawaban yang mungkin diberikan oleh siswa. Dengan kata lain, ruang lingkup ini menunjukkan kriteria luas atau sempitnya masalah yang ditanyakan. Di samping itu, ruang lingkup tersebut harus tegas dan jelas tergambar dalam rumusan soalnya.

       Dengan adanya batasan sebagai ruang lingkup soal, kemungkinan terjadinya ketidakjelasan soal dapat dihindari. Ruang lingkup tersebut juga akan membantu mempermudah pembuatan kriteria atau pedoman penskoran.

       Itulah postingan tentang Alternatif Bentuk Butir Soal HOTS – Higher Order Thinking Skills (Kemampuan berpikir tingkat tinggi) yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga postingan tentang Alternatif Bentuk Butir Soal HOTS – Higher Order Thinking Skills (Kemampuan berpikir tingkat tinggi) diatas dapat menambah wawasan kita tentang pembuatan soal HOTS (Higher Order of Thinking Skills). (Baca juga artikel lain pada : Soal UKK IPA Kelas 8 SMP Bagian 3)

Lihat juga artikel lain dalam video pada :

[metaslider id=5207]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *