Tips Hemat Biaya Makan

Tips Hemat Biaya Makan

        Tips Hemat Biaya Makan. Untuk beberapa postingan mendatang, kami akan share beberapa seri tentang  “Tips Agar Hidup Hemat”. Tapi sifat dari postingan kami yang bertajuk “SERI TENTANG TIPS AGAR HIDUP HEMAT’ hanya bersifat hiburan semata bukan yang lain. Untuk edisi pertama tentang Tips agar hidup Hemat ini kami beri judul “Tips agar Hemat Biaya Makan”.

        Sebagaimana sudah kita dengar dari radio atau kita lihat dari televisi atau media lain bahwa menjelang bulan Ramadhan, hampir semua kebutuhan pokok mulai beranjak naik, namun tidak hanya kebutuhan pokok yang harganya mulai melonjak naik dan sulit dikendalikan, namun juga kebutuhan hidup lain juga ikut merangkak naik, misalnya harga bawang merah, daging sapi, telur, minyak goreng, sampai harga emas juga ikut – ikutan naik.

        Namun sobat pembaca artikel ini tidak usah cemas maupun khawatir terhadap gejolak tersebut karena disini kami akan memberikan tips agar anda tetap bisa menghemat keuangan anda sehingga isi dompet anda tidak ikut – ikutan menjadi tipis karena isinya terkuras atas fenomena tersebut diatas dengan cara mengatur pola makan kita.

        Dibawah inilah tips yang perlu anda baca dan renungkan namun tidak perlu dilakukan.

Pola makan untuk menghemat pengeluaran bulanan.

        Dengan asumsi sekali makan secara sederhana diperlukan biaya Rp. 10.000, maka biaya makan sehari tiga kali bisa mencapai Rp. 30.000 (3×10.000), so selama 30 hari (30 x 3 kali sehari x 10.000) maka minimal biaya yang dikeluarkan untuk makan secara sederhana adalah Rp. 900.000 (baca: Sembilan ratus ribu rupiah).

TIPS:

         Pilih salah satu dari tips dibawah ini, terserah yang mana yang anda suka.

  1. Rajin – rajinlah puasa Senin Kamis. Rajin silaturrahim kerumah teman (kalau keseringan pikir sendiri dech apa reaksi teman anda). Rajin ke kondangan atau walimahan (kalau ada yabg ngundang). Sering – sering ikut demo (biasanya dapet jatah nasi bungkus), maka anda akan bisa berhemat antara Rp. 200.000 – Rp. 400.000, sehingga pengeluaran anda hanya berkisar antara Rp. 500.000 – Rp. 700.000.
  2. Kalau ingin lebih hemat maka lakukan puasa mutih (yaitu hanya makan nasi putih tanpa lauk dan minum air putih saja). Kalau kita asumsi satu bungkus harganya hanya Rp. 3.000, so satu bulan hanya butuh biaya Rp. 270.000 (3.000 x 3 x 30 hari). Gimana? Lebih hemat dari tips pertama kan?
  3. Mau paling irit? Coba lakukan ini, pagi hari makan atau minum Energen (iklannya: minum makanan bergizi) agar tidak lapar (kan sudah bergizi so gak perlu makan yang lainnya). Harga satu sachet hanya Rp. 1.500. Siang hari minum aja jelly drink (iklannya: penunda lapar). Nah dengan minum jelly drink katanya bisa menunda lapar so kalau gak lapar kenapa makan? Gak kan? Harganya satu gelas hanya Rp. 1.000. Malam hari jangan lupa minum promag (terhindar dari mag). Satu tablet hanya Rp. 500. Maka coba ditotal pengeluaran anda dalam satu hari hanya Rp. 3.000. Nah kalau dihitung total jendral sebulan kita hanya mengeluarkan biaya Rp. 90.000.

        Mau mencoba melakukannya? kalau berani mencoba maka efek negatif dan resiko anda tanggung sendiri. hehehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *