shalat sbg kebutuhan kewajiban atau beban

Shalat sebagai Kebutuhan

        Apakah shalat sbg kebutuhan, kewajiban atau beban? Wahai saudara saudariku seiman dan seperjuangan, marilah kita selalu ingat bahwa kita pasti akan dipanggil Allah untuk mempertanggungjawabkan segala yang telah kita lakukan didunia ini. Dan ingatlah bahwa Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk ibadah. Untuk itu pada kesempatan ini kami ingin mengingatkan terutama pada diri kami untuk tidak terlena pada tipuan dunia dengan sharing perlunya sholat. Kami menyadari bahwa kami tidak diberikan ilmu kecuali hanya sedikit.

       Perjalanan hidup manusia bagaikan roda yang berputar. Adakalanya berada pada posisi diatas, namun kadang berada dibawah. Maka janganlah merasa terlalu bahagia manakala berada diatas, tetapi juga  jangan merasa terlalu sedih manakala berada dibawah. Ingatlah bahwa didunia adalah wahana untuk menempa diri, menyaring iman. Apakah kita termasuk golongan yang teruji atau tidak. Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk syurga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sampai-sampai berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat” (Q2.21)

       Renungkanlah hadits ini. “Tidaklah rasa lelah, sakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan & duka yang menimpa seorang muslim sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah menghapuskan dosanya karena hal-hal tesebut” [HR Bukhari & Muslim].

       Salah satu bahan ujian dari Sang Khaliq adalah shalat. Shalat adalah rangkaian pujian dan do’a yang disampaikan dengan syarat dan rukun dalam bentuk bacaan serta gerakan tertentu serta sebagai media hubungan manusia dengan Tuhannya.

       Kalau kita menyadari bahwa kita hanyalah manusia lemah yang memiliki naluri cemas, mengharap, dan yang selalu membutuhkan sandaran di setiap babak kehidupan yang kita jalani, maka kita akan mengerti bahwa dengan menyandarkan kebutuhan kita kepada mahluk walau sebesar dan seluas apapun kekuasaannya, sudah pasti tidak akan memberikan hasil. “…Dan orang-orang yang kamu seru selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruanmu, kalaupun mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Hai manusia, kamulah yang membutuhkan Allah dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak membutuhkan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” QS Faathir (35):13-15.

       Selain sebagai media penghambaan seorang manusia terhadap Penciptanya, shalat juga berfungsi sebagai sarana kita meminta pertolongan dari Allah SWT “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu dan sesungguhnya yang demikian itu sangat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” QS Al Baqarah (2):45.

       Shalat yang dilakukan dengan menghadirkan hati bisa menjadi pencegah dari perbuatan buruk “….Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar….” QS Al ‘Ankabuut (29):45.

       Shalat merupakan anugerah Allah SWT untuk manusia sebagai penghalang dan pemisah dari keburukan. Oleh karena itu siapa yang ingin mengetahui sejauh mana manfaat shalatnya, hendaknya kita memperhatikan apakah shalat yang kita lakukan telah mampu menghindarkan kita dari perbuatan buruk.

       Seperti dalam sabda Rasulullah “tak melakukan shalat orang-orang yang shalatnya tidak menghindarkannya dari perbuatan keji dan mungkar”. Karena shalat yang dilakukan tanpa kehadiran hati, tak akan mengubah apapun dari diri kita.

       Fungsi shalat selain tersebut diatas juga sebagai obat hati seperti dijelaskan dalam QS Thaahaa (20):14 “…Maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingatKu.”
QS Ar Ra’d (13):28 “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenteram”

       Naaaah, sekarang marilah kita telaah diri kita masing-masing. Bagaimana kita menyikapi tentang shalat kita, apakah shalat sebagai kebutuhan, kewajiban atau justru menjadi beban dalam hidup kita?

       Kalau hati kita masih menjawab sebatas kewajiban bahkan menjadi beban, maka kita perlu merenungkan sabda Rasulullah SAW berikut ini “Yang pertama dihisab pada hari kiamat adalah shalat, apabila baik shalatnya maka baiklah yang selebihnya. Jika buruk shalatnya maka buruklah yang selebihnya.” Baik buruknya kehidupan manusia di akhirat kelak akan ditentukan oleh shalat yang dilakukannya.

       Penting kiranya kita merasa malu jika kita yang telah banyak mendapatkan kenikmatanNya dengan sengaja atau tidak, mengabaikan shalat.

       Apalagi kalau kita telah menyadari bahwa shalat sebagai kebutuhan, lebih malu kiranya jika hanya disaat-saat terdesak dan mengharap sesuatu, kita baru mengingat Allah Sang Maha Baik. Dan jangan pernah menyalahkan Allah SWT apabila Ia tidak menghiraukan hambaNya yang datang tanpa menunjukkan kebutuhan terhadap Sang Pencipta serta tidak memujaNya dengan sepenuh hati. Maha Adil Allah ketika Ia tak ingin mengenal manusia-manusia yang tidak pernah mengenal Sang Pemiliknya yaitu orang-orang yang enggan memenuhi panggilan Tuhannya.

       Nabi Muhammad SAW bersabda “Laksanakanlah shalat seakan-akan itu shalat terakhirmu. Dan saat engkau mulai memasuki shalat, katakanlah kepada dirimu, ini adalah shalat terakhirku untuk dunia. Dan berupayalah untuk merasakan surga ada dihadapanmu, neraka dibawah kakimu, ‘Izrail ada dibelakangmu, para nabi berada di samping kananmu, para malaikat berada di samping kirimu. Dan Allah mengawasimu dari atas kepalamu.”

5 thoughts on “shalat sbg kebutuhan kewajiban atau beban”

  1. saya sangat kagum dengan artikel yang anda buat ini .
    menurut saya ,Allah SWT menciptakan malaikat,jin,manusia hanya untuk beribadah,
    SHOLAT bukanlah beban tapi kewajiban yang harus dilakukan oleh makhluk ciptaan allah SWT termasuk manusia ,jin,dan malaikat .
    sesungguhnya manusia ialah tempat nya dosa ,dan hendak nya kita sebagai manusia menaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan Dari Allah SWT ,
    Dan sekali lagi SHOLAT bukan lah BEBAN melainkan SHOLAT ialah tiang agama yang harus dan wajib di laksanakan .
    tapi kita harus meyeimbangkan ibadah ( sholat ) dengan urusan duniyawi

  2. Saya tersanjung pada artikel ini, karena di dalam artikel ini menceritakan tentang sholat sebagai kebutuhan kewajiban . dan sholat adalah kewajiban setiap umat islam . Di dalam artikel ini menjelaskan tentsng fungsi dari sholat . Dan merupakan amalan pertama yang ditanyakam saat hisap di alam hisap

  3. sangat keren, bisa menyadarkan kepada semua umat mulimin bahwa kita akan kembali kepada Allah Swt. menunjukkan bahwa kita bisa mati kapan saja dan dimana saja. karena itu lah kita harus siap bila nyawa kita di ambil oleh Allah Swt. maka dari itu lah kita semua dianjurkan untuk shalat 5 waktu dan kita juga harus membersihkan atau mensucikan diri kita sendiri, menjauhkan diri dari perbuatan jelek dan mengevaluasi diri agar menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari yang terbaik. dan perbuatan baik yang telah kita lakukan kita harus berniat dengan mengharapkan ridho dari Allah agar kita selamat di dunia maupun di akhirat.

  4. Artikel nya sangat menyentuh hati , dan saya tersentuh sekali dengan artikel nya.dimana bisa mengingatkan kita untuk selalu taat beribadah kepada Allah .SWT.
    dan juga sebagai umat nabi shalat adalah Tiang agama tanpa shalat orang belum bisa dikatakan sebagai orang islam karna sebagai pedoman hidup.
    dimana shalat adalah salah satu rukun islam. dan shalat yang akan pertama kali dihisab oleh Allah kelak di akhirat . shalat merupakan kewajiban bukan beban . apalagi kebutuhan semuannya tergantung niat daripada yang melakukan shalat tersebut, ibadah,hanya untuk disanjung,/hanya bersenang -senang /kebutuhan dan agar selalu menyadarkan tentang shalat.dan apabila kita mati kita sudah siap karna kita diciptakan hanya untuk kembali kepada nya. kapan saja, dimana saja, dan hari apa saja.
    Dan artikel ini bisa dimanfaatkan kita untuk senantiasa beribadah dan mencari Ridha Allah agar selamat dunia dan akhirat. Amin-Amin Yarabbal Alamin.
    Terima kasih pak dengan Artikel nya karna dapat menyadarkan saya tentang Hikmah apa saja yang dapat diambil.

    1. Artikel nya sangat menyentuh hati,dan sayatersentuh sekali dengan artikel ini. dimanabisa mengingatkn kita agar selalu ,taat beribadah kepada AllahSWT.
      dan juga sebagai umat nabi shalat adalah tiang agama tanpa shalat orang belum dikatakan sempurna iman nya dan orang islam.dan sholat sebagai pedoman hidup kita.
      dimana shalat adalah salah satu rukun islam.dan shalat yang akan pertama kali dihisab kelak di Akhirat .shalat merupakan kewajiban bukan beban.apalagi kebutuhan semuannya tergantung dari niat orang yang melakukan shalat tersebut, ibadah, hanya untuk disanjung /hanya senang-senang/ kebutuhan dan agar selalu menyadarkan ke kita bahwa shalat itu sangat penting. dan apabila kita mati kita sudah siap karna kita diciptakan hanya untuk dapat kembali kepada nya .kapan saja,dimanasaja,danhari apa saj.
      Dan artikel ini bisa kita manfaatkan untuk senantiasa beribadah dan mencari Ridha Allah , agar selat dunia dan akhirat.
      Amin-Amin Yarabbal Alamin.
      Terima kasih pak dengan artikel nya karna dapat menyadarkan kepada saya tentang Hikmah apa saja yang dapat diambil manfaat nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *