Rambu-Rambu Kehidupan Menuju Surga

Rambu ke Sorga

       Rambu-Rambu Kehidupan Menuju Surga. Kalau kita sedang malakukan perjalanan dan berada di jalan raya, maka kita perhatikan banyak sekali rambu – rambu yang harus kita taati. Lalu mengapa di jalan raya selalu dipasang rambu-rambu lalulintas? Sebab berguna bagi semua pengguna jalan agar tak mengalami hambatan, kesesatan atau kecelakaan dalam melakukan perjalanan. Begitu pula perjalanan dalam kehidupan kita pasti sangat membutuhkan rambu atau tanda bagi keselamatan kita hidup di dunia dan di akherat. Al-Qur’an dan Hadits adalah rambu dalam kehidupan kita.

      Dari Abdullah Jabir bin Abdillah Al-Anshari ra, bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw, “Jika aku shalat lima waktu, berpuasa Ramadlan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram. Lalu aku tidak menambah selain amalan itu. Apakah aku masuk surga?” Beliau menjawab: “Ya.” (HR Muslim)

Segeralah

  • Melaksanakan shalat fardlu lima kali dalam sehari-hari dan lebih utama ditambah shalat-shalat sunnah akan menjadikan jiwa tenang.
  • Taat zakat dan lebih utama ditambah infaq shadaqoh menjadikan harta bersih.
  • Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan dan lebih utama ditambah puasa-puasa Sunnah menjadikan sehat jasmani rohani.
  • Mensuplai tubuh hanya dengan makanan dan minuman halal menjadikan peredaran darah dalam tubuh bersih dan rohani jernih.
  • Mengenakan busana sesuai syariat agama menjadikan diri aman dan elok.
  • Berlaku jujur, adil dan amanah menjadikan orang lain menghargai
  • Bertaubat ketika melakukan maksiat atau syirik menjadikan terhindar dari kerusakan aqidah.

Hindarilah

  • Pergi ke Dukun, peramal atau ketempat pesugihan dengan tujuan untuk meraih prestasi di Dunia kerja atau meraih kekayaan secara instan kerena menyebabkan kesesatan.
  • Miras atau minuman yang memabukkan, Pil Ekstasi, ganja, morfin, dan golongan narkotika yg lainnya mengandung bermacam-macam zat yg sangat berbahaya bagi tubuh dan syaraf otak manusia.
  • Mencuri, memperkosa, zina, korupsi, dll yang sangat merugikan diri sendiri dan orang lain ( resiko tertangkap adlh mendekam dipenjara dan disiksa, nama baik diri dan keluarga tercoreng, dll )

       Itulah sebagian rambu-rambu menuju ke surga. Insya Allah masih banyak hal-hal yang seyogyanya segera kita lakukan dan juga masih banyak hal-hal yang seyogyanya kita hindari. Berhati-hatilah dalam memilih jalan hidup di dunia, salah memilih menyebabkan kecelakaan fatal di dunia dan di akhirat kelak.

       Mari kita introspeksi jalan hidup kita saat ini. Sudahkah berada di jalan yang lurus (Shiratal Mustaqim)? Jika belum maka mulailah saat ini untuk patuh kepada rambu-rambu Allah, agar bisa selamat dan sampai ke kampung halaman (Surga Firdaus)

       Semoga kita dimasukkan dalam golongan yang khusnul khotimah dan digolongkan menjadi hamba-hamba yang diridloi oleh Allah. Aamiin.

4 thoughts on “Rambu-Rambu Kehidupan Menuju Surga”

  1. artikel nya sangat bagus sangat menyentuh hati , bisa untuk dijadikan pedoman atau tuntunan hidup yang lebih islami apalagi jaman sekarang anak-anak muda sudah pada terkecoh pada teman nya dan hanya untuk mengaku dirinya itu Gaul dia lebih memilih untuk mengorbankan harta kesehatan untuk membeli narkoba/ miras dan tidak hanya itu mereka bahkan ingin menyakiti dirinya sendiri dan ada yang tidak ingin hidup lagi hanya karena ingin bergaul dengan teman-teman nya dan dikatakan Gaul .

    terima kasih Ya Allah engkau masih melindungi aku denga segala kehendakmu dan karunia mu agar terhindar dari macam-macam gangguan syaitan

  2. artikelnya sangat bagus karena artikelnya mengingatkan kita akan rambu-rambu kehidupan agar kita terus berbuat baik kepada semua makhluk hidup, dan agar kita mendapatkan pahala, dan tidak berbuat maksiat di dunia

  3. Pak gambar rambu – rambunya kurang jelas jadi ringkasan artikelnya saya kurang faham. Saya paling senang memahami sesuatu itu kalau ada gambar mending sesuatu sudah dapat tersampaikan lebat gambar tersebut. Jadi tidak usah membaca pembahasab yang panjang lebar…….hehehe.
    itu se maunya saya ………pissssssss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *