Pilih Surga atau Neraka

Pilih Surga atau Neraka

Pilih Surga atau Neraka

Cerita tentang pilih surga atau neraka yang kami posting dibawah ini hanya bersifat humor atau hiburan belaka.

Inilah cerita tentang Pilih Surga atau Neraka:

Suatu ketika si Ahong yang seorang pedagang ulet telah meninggal dunia dalam usia 75 tahun. Ketika arwahnya dalam perjalanan ke akhirat, si Ahong bertemu dengan malaikat. Dalam pertemuan tersebut si Ahong ingin bertanya pada malaikat tersebut sebelum dia memutuskan apakah dia pilih surga atau neraka,

maka terjadilah dialog antara si Ahong dan malaikat:

Ahong : “Coba bli tau owe gambalan solga dan nelaka.”
Malaikat: “Surga itu tempat untuk orang – orang baik dan bertaqwa. Sedangkan neraka itu tempat untuk orang – orang celaka dan kufur. Nah, Hong, lu pilih surga atau neraka.?”

Ahong : “Haiyaa…Gak pentinglah buat owe masuk Nelaka apa Solga, cuman yang owe mau tanyain… Banyakan mana olang pelgi ke nelaka atau ke Solga…?”

Malaikat: “Hmm, banyak yang berada di neraka, kenapa lu tanya gitu, Hong?”

Ahong : “Kalo gitu owe mau buka toko di nelaka, haiyaaaaa.”
He..he..he…he..he !!!

Itulah cerita humor tentang pilih Surga atau Neraka. Tapi sekali lagi pilih surga atau reraka tidak dapat dilakukan oleh manusia, apalagi orang telah meninggal dunia, karena Surga dan Neraka itu telah ditetapkan.

Dari Ali radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang membawa tongkat sambil digores-goreskan ke tanah seraya bersabda,

‘Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali telah ditetapkan tempat duduknya di neraka atau pun surga.’ (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka para sahabat bertanya, ‘”Wahai Rasulullah, kalau begitu apakah kami tinggalkan amal shalih dan bersandar dgn apa yang telah dituliskan untuk kami (ittikal)?”‘ (maksudnya pasrah saja tak melakukan suatu usaha)

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Beramallah kalian! Sebab semuanya telah dimudahkan terhadap apa yang diciptakan untuknya. Adapun orang-orang yang bahagia, maka mereka akan mudah utk mengamalkan amalan yang menyebabkan menjadi orang bahagia. Dan mereka yang celaka, akan mudah mengamalkan amalan yang menyebabkannya menjadi orang yang celaka” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah, “Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wallahu’alam Bishawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *