Perjalanan Terberat dan Terjauh Adalah ke Masjid

Perjalanan Terberat dan Terjauh ke Masjid

       Perjalanan Terberat dan Terjauh Adalah ke Masjid. Suatu ketika ada seorang Bapak berjalan bersama anak laki-lakinya menuju ke masjid. Sambal berjalan, sang Bapak berkata kepada anaknya.

        Tahukah kamu anakku, bahwa perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan ke masjid. Sebab banyak orang kaya namun tidak sanggup mengerjakannya. Mereka mampu melakukan perjalanan ke tempat – tempat rekreasi, ke tempat – tempat hiburan dengan biaya yang sangat mahal, namun berat melakukan perjalanan ke masjid. Jangankan sehari lima waktu, bahkan banyak pula yang seminggu sekali pun mereka terlupa. Tidak jarang pula dalam satu tahun tidak terpikir untuk mendatanginya, bahkan seumur hidup tidak pernah singgah ke sana.

       Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid. Karena banyak sekali orang pintar dan pandai pun sering tidak mampu menemukannya, walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke perguruan tinggi atau universitas di Eropa ataupun Amerika. Mudah melangkahkan kaki ke Jepang, Australia dan Korea dengan semangat yg membara, namun ke masjid tetap saja perjalanan yg sangat sulit mereka tempuh walau mereka telah bertitel S1, S2 ataupun S3.

       Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid. Karena para pemuda yg kuat dan bertubuh sehat yg mampu menaklukkan puncak gunung Bromo, Merapi dan Jaya Wijaya pun sering mengeluh ketika diajak ke masjid. Alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi masih nanggung, ada yg berucap tidak nyaman dicap sok alim.

        Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid. Karena para pelajar yg punya waktu luang setelah pulang dari sekolah mampu singgah di mal – mal atau tempat keramaian dengan nongkrong diatas motor mereka, namun hanya menyeringai sambal garuk – garuk kepala ketika diajak ke masjid. Alasan mereka kadang – kadang pakaian kotor ataupun masih mau mencari makanan dulu untuk mengganjal perut.

        Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid. Maka berbahagialah dirimu wahai anakku…., bila sejak kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kakimu ke masjid. Karena bagi kami seorang ayah, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yg paling kami banggakan dari kamu, selain perjalananmu ke masjid.

       Ingatlah anakku tercinta, biar aku beritahu rahasia kepadamu, sejatinya perjalananmu ke masjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabbmu, Rabb kita. Itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabimu, Nabi kita. Serta perjalananmu ke masjid adalah perjalanan yang menenteramkan jiwa dan yang akan membedakanmu dengan orang – orang yang lupa akan Rabbnya.

        Perjalanan terjauh dan terberat itu adalah perjalanan ke masjid. Maka lakukanlah walaupun dalam melakukannya engkau harus merangkak dalam kepenatan waktu dhuhur ataupun kegelapan waktu subuh demi mengenal Robbmu.

       Agar engkau menjadi lelaki yang beruntung ketika engkau berada di dunia ataupun saat nanti engkau menjumpai Rabbmu. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *