Diriku Hanya Rindu

Diriku Hanya Rindu

Diriku Hanya Rindu

      Dibawah ini kami bagikan catatan kecil tentang Diriku Hanya Rindu sebagai nasehat bagi adik adik para remaja agar dapat mengendalikan diri untuk tidak berharap pada lawan jenisnya menjadi calon suami atau istrinya kelak, karena jodoh ada ditangan-NYA. (baca juga : Sepucuk Surat dari Seorang Ayah)

      Ketika seorang penyair mengalami kegundahan, hampir dapat dipastikan dia akan mampu untuk mengungkapkan kegundahannya melalui syair, sedangkan aku hanya mampu mengungkapkan kegundahanku melalui linangan air mataku.

      Aku merindu akan dirimu, namun kadang aku takut jika rinduku pada-Nya tak lebih besar lagi jika aku terus merindu akan dirimu. Maka air mata ini menjadi tangis rindu serta do’a untuk yang terbaik bagimu yang kurindu.

      Ya Rabb, jika memang ia tidak KAU pilihkan untukku nantinya, biarlah ia disana dan aku disini. Biarlah terhijab oleh jarak ini, biarlah terhijab oleh malu ini. Rabb, hatiku benar-benar berharap penjagaan-Mu.

     Manalah yang lebih kupilih selain menjaga kebaikan keduanya. Memang terasa berat dengan sedikit memudarkan lamunan. Memang terasa sedikit menyayat hati ketika mencoba menghapus kerinduan. Namun itulah pilihan. Namun itulah jalan. Kupilih karena aku mencintaimu.

      Ya, memang benar aku merindumu. Ya, memang benar aku berharap akan dirimu. Namun apa daya kuasa tak ditanganku. Biarlah Allah memilihkan dirimu atau siapapun sebagai pemilik cinta ini. Janganlah kecewa, Allah akan pilihkan yang terbaik untuk kita. Bahkan mudah bagi Allah untuk menyatukan kita. Jangan khawatir, insya Allah semuanya akan baik-baik saja.

Bersabarlah……

      Saat ini memang rasa ini masih mengguncang dan bergejolak. Dan, ya inilah masalah hati yang tak bisa dipahami oleh orang lain. Bahkan diriku sendiri. Namun aku bersyukur karena Allah menganugerahkan rasa suci ini kepadaku. Tentang dirimu? Hanya Allah-lah yang tahu…. Jangan kau memaksakan diri.

      Itulah catatan kecil tentang Diriku Hanya Rindu yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini dengan harapan semoga catatan kecil diatas dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi adik-adik yang sedang merajut cinta demi mengharap mahligai bahagia. (baca juga artikel lain pada : Murid Mengendarai Sepeda dan Guru)

One thought on “Diriku Hanya Rindu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *